Salin Artikel

Kupas Mengapa Harga Wuling Lebih Murah dari Kompetitor

JAKARTA, KOMPAS.com – Kedatangan merek China Wuling di Indonesia tak hanya mengejutkan dari investasinya yang sangat besar, tapi juga karena harga mobilnya yang jauh lebih murah dari mobil Jepang yang puluhan tahun di sini.

Jangan salah, murah bukan berarti tak berkualitas. Pasalnya komponen-komponen mobil Wuling sendiri, dipasok oleh merek ternama, mulai dari Bosch, Continental, Mann+Hummel, Aisin, Nexteer, Goodyear, serta Autoliv dari Swedia.

Taufik S Arief, Aftersales Director Wuling Motors mengungkapkan, harga nyeleneh mobil Wuling di Indonesia karena skala ekonomi (economies of scale) Wuling di negeri asalnya sudah sangat besar. Itulah yang membuat mereka bisa memasang harga yang sangat menarik.

“kenapa lebih murah, ini lebih dikarenakan secara skala ekonominya, semua sparepart yang kami order banyak juga diambil dari pusatnya di China,” ujar Taufik, Rabu (8/8/2018).

“Seperi misalnya, kami katakan kalau tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Wuling 56 persen dan sisanya dari China. Itu secara struktur, membuat kami mendapatkan komponen dari China dengan harga yang kompetitif,” ujar Taufik.

Bagamana tidak, kata Taufik, skala produksi Wuling di China jika dilihat penjualan tahu lalu, mencapai di 2,1 juta unit. Jadi secara produksi di sana memang sudah sangat besar, dibanding dengan produksi di sini.

Menariknya, merek asal China tersebut sejauh ini terbilang berhasil, sedikit demi sedikit ambil hati masyarakat Indonesia, sejak mulai mendeklarasikan diri masuk dalam pertarungan otomotif dalam negeri di 2017 lalu.

Buktinya, data wholesales di semester I/2018 pengirimannya sudah mencapai 8.120 unit, dan menempati posisi sembilan merek terlaris di Indonesia. Kita nantikan terus.

https://otomotif.kompas.com/read/2018/08/11/110200415/kupas-mengapa-harga-wuling-lebih-murah-dari-kompetitor-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.