Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bisnis Perlengkapan Balap Impor Lesu

Depok, KompasOtomotif — Kebijakan pembatasan impor yang kini diterapkan pemerintah ternyata berdampak terhadap industri penjualan motor dan perlengkapan balap. Sepeda motor dan perlengkapan buatan luar negeri kini jadi sulit didatangkan ke Tanah Air. 

Seperti itulah yang kini dialami produsen dan distributor perlengkapan balap AHRS. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, AHRS kini jadi sulit mendatangkan motor-motor completely built up (CBU) ataupun perlengkapan balap impor.

"Kalau dulu pengambilan bisa banyak. Sekarang jadi sedikit dan agak lama datangnya. Enggak cuma kita, hampir semua yang jualan sparepart bilang pada lesu (penjualan)," kata Counter Marketing AHRS Reza Hendra saat ditemui KompasOtomotif di AHRS Racing Shop, Depok, Rabu (1/11/2017).

Reza mengatakan, AHRS memang sudah memproduksi cukup banyak komponen balap milik sendiri yang dibuat di dalam negeri. Namun, ia menyebut produk balap impor tetap memiliki konsumen tersediri.

Merek Impor

Reza menyebutkan sejumlah merek perlengkapan balap impor yang cukup digemari dan didistrubusikan oleh AHRS adalah Alpinestar, Fox, Acerbis, ataupun Sidi. "Itu, kan, merek-merek Italia. Diimpor juga dari sana langsung," ucap Reza.

Sementara itu, untuk motor balap, Hendra menyebut motor CBU yang paling banyak peminat adalah motor trail buatan pabrikan asal Austria, KTM. Motor jenis dan merek ini biasanya digunakan untuk ajang kompetisi.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Reza menyebut AHRS bisa mendatangkan 20-30 unit motor CBU tiap tahun. Namun, selama tahun 2017, ia menyebut motor CBU yang terjual baru lima unit.

"Sudah ada lagi sih tujuh yang lagi inden, tapi datangnya lama. Biasanya bisa datang Juni, sekarang baru bisa November," ujarnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2017/11/01/190200215/bisnis-perlengkapan-balap-impor-lesu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke