Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Revolusi Mobil Listrik Global Lebih Cepat Jadi Kenyataan

Kompas.com - 25/02/2016, 11:02 WIB

New York, KompasOtomotif - Ketika sebagian besar warga dunia masih memandang skeptis terhadap perkembangan teknologi mobil listrik, kondisi terbalik bakal terjadi. Bloomberg memprediksi ledakan populasi mobil berteknologi ramah lingkungan itu bakal terjadi jauh lebih cepat ketimbang prediksi awal.

"Sudah waktunya bagi investor minyak dunia mulai menganggap kendaraan listrik lebih serius," tulis Bloomberg, Rabu (24/2/2016).

Dalam dua tahun, Tesla dan Chevrolet berencana mulai menjual mobil listrik dengan jarak tempuh 321,8 km sekali baterai terisi penuh. Lebih serunya, mobil-mobil ini bakal dijual dengan harga sekitar 30.000 dollar AS atau Rp 402,6 juta.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Korea Selatan 1-0, Gol Dramatis Evandra Penentu Kemenangan Garuda Asia

Di belakang mereka, Ford, Volkswagen, Nissan, dan BMW, semuanya tengah menggelontorkan dana investasi miliaran dollar AS untuk ikut mengembangkan teknologi listrik. Hampir seluruh merek utama di dunia, termasuk Apple dan Google, tak mau ketinggalan menikmati revolusi teknologi di dunia otomotif ini.


Situasi ini jadi masalah bagi pasar minyak mentah. OPEC masih percaya kalau porsi mobil listrik hanya mencakup 1 persen terhadap penjualan global mobil pada 2040 mendatang. Prediksi yang dikeluarkan Exxon juga sama, berbau agak meremehkan.

Anjloknya harga komoditas utama minyak mentah, terjadi mulai 2014, ketika jumlah produksi cairan hitam pekat ini surplus 2 juta barel per hari, dari kemampuan menyerap pasar. Tidak ada satu pun analis atau pengamat pasar yang memprediksi bakal terjadi, meskipun ada ekspansi eksplorasi kilang minyak besar-besaran di sepanjang Amerika Utara.

"Sekarang pertanyaan yang muncul adalah: Seberapa cepat mobil listrik bisa memicu kondisi serupa, sama seperti ketika permintaan terhadap minyak mentah juga berkurang 2 juta barrel ?" tulis Bloomberg.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Bahkan, meskipun saat ini harga bensin lagi murah, tahun lalu, total penjualan mobil listrik melesat 60 persen di seluruh dunia. Jika pertumbuhan ini tetap terjaga setiap tahun, maka pertanyaan di atas jawabannya akan terjadi jauh lebih cepat, yakni pada 2023. Ini baru krisis!

Prediksi waktu berkembangnya suatu teknologi sangat sulit diprediksi, tetapi tidak akan terlalu lama, sebelum mulai mustahil dilupakan.

Simak tayangan   berikut ini, memprediksi revolusi mobil listrik itu bakal lebih cepat, dari yang pernah diprediksi sebelumnya, berikut ini!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau