Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Impian Tata Hidupkan Transportasi Publik di Indonesia

Kompas.com - 18/03/2014, 14:31 WIB
Donny Apriliananda

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif - Visi PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) tak hanya menancapkan citra merek yang baik, dengan kendaraan penumpang dan kendaraan komersial. Lebih dari itu, merek asal India itu ingin memberikan warna terhadap transportasi publik di Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, kepada KompasOtomotif di sela test drive tiga mobil penumpang Tata, (18/3/2014). Ada dua sektor transportasi umum yang disasar, kendaraan umum di perkotaan (urban mass transportation), dan kendaraan untuk transportasi rural.

Dijelaskan, pihaknya mempunyai produk yang bisa diandalkan di sektor itu, dan akan menjadi salah satu fokus. Tentunya dibarengi dengan pengembangan jaringan serta penjualan kendaraan penumpang. "Anda lihat, Jakarta adalah kota yang modern, tetapi tidak memiliki sarana transportasi yang baik. Produk kami bisa jadi solusi," terangnya.

Kembali ditegaskan, Tata punya pengalaman di sektor ini. Tak hanya durabilitas tetapi pihaknya juga menjamin soal perawatan. "Karena dipakai setiap hari, pemilik butuh jaminan kemudahan perawatan, dan mobil kami low maintenance," ucap Biswadev berpromosi.

Menambah kemacetan?
Yang dimaksud Biswadev adalah kendaraan komersial tangguh yang dipakai sebagai angkot dan bus. Bahkan dalam kesempatan lain, dirinya mengungkap ingin memasok bus untuk Transjakarta. 

"Orang butuh kendaraan yang nyaman untuk berpindah ke transportasi umum. Mengenai keamanan seperti yang selama ini dikeluhkan, saya tidak tahu," jelasnya.

Menjawab pertanyaan KompasOtomotif tentang bakal semakin menambah kemacetan, sedikit demi sedikit problem itu akan bisa dipecahkan jika kendaraan umum dinaikkan kualitasnya.

Saat ini Tata memasarkan Super Ace Diesel 1.405 cc, disebut memiliki keuntungan untuk pemilik angkutan maupun penumpang. Mesin diesel dirasa lebih murah biaya bahan bakar, dan kapasitas angkut jauh lebih banyak. Varian Xenon dan bus CNG juga siap melengkapi mimpi Tata.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

Diskon Tarif Tol 20 Persen di Tol Cipali Berlaku Sampai Hari Ini

News
[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka | Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya | Update Info Jalur Puncak Bogor, One Way dari

Feature
Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

Laporan Langsung Arus Balik di Tol Trans Jawa: Arus Padat One Way

News
JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

JBA Investigasi Penyebab Kebakaran 18 Mobil Lelang di Banjarmasin

News
Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

Arus Balik, One Way Arah Jakarta Berlaku dari Km 219 Tol Palimanan-Kanci

News
Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Kenali Jenis Kerusakan Ban Mobil yang Tak Bisa Lagi Ditambal

Tips N Trik
Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Gejala Kopling Mobil Manual Mulai Habis dan Harus Diganti

Tips N Trik
Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

Arus Balik Mulai Padat, Contraflow di Tol Japek Berlaku dari Km 70

News
Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Pebalap Indonesia Raih Waktu Tercepat di FP1 Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney

Sport
Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Bahaya Tidur di Dalam Mobil yang Berhenti dengan Mesin Hidup

Feature
Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Ini Hak Konsumen Saat Titip Parkir Kendaraan

Feature
ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2025 Bisa Disanksi

News
Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

Video Keluhan Pemilik Chery J6, Ban Pecah padahal Mobil Baru Tiga Hari

News
Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

Simak Aturan dan Fungsi Sebenarnya Bahu Jalan Tol

News
Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Video Penumpang Bus Keluhkan Fasilitas Mewah Tak Berfungsi

Niaga
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau