JAKARTA, KOMPAS.com - Rivalitas antara Jorge Lorenzo dengan Valentino Rossi cukup tinggi kala keduanya masih bersaing di lintasan balap MotoGP. Ternyata, situasi tersebut memang sengaja diciptakan oleh Lorenzo.
Hubungan antara Lorenzo dengan Rossi sewaktu keduanya masih balapan bisa dikatakan kurang akrab. Bahkan, persaingan antara keduanya terasa cukup panas ketika Rossi kembali ke Yamaha pada 2013.
Baca juga: Lorenzo Nostalgia Musuh Pebalap Terberat di MotoGP
Lorenzo mengatakan, dirinya memang sengaja mencari persaingan tersebut. Sebab, dengan adanya musuh, dia menjadi lebih termotivasi.
"Vale dan saya tidak bersaing di trek hingga 2015. Meskipun, persaingan tersebut sudah terasa," ujar Lorenzo, kepada DAZN, dikutip dari Crash.net, Senin (2/1/2022).
"Terkadang saya menang, lalu dia menang, tapi kompetisi sudah bisa diketahui di dalam lingkungan hingga akhir," kata Lorenzo.
Baca juga: Hubungan Membaik, Lorenzo Berharap Bisa Balapan Lawan Rossi Lagi
Lorenzo menambahkan, situasi antara dirinya dengan Rossi akhirnya diangkat oleh media. Lorenzo mengatakan sesuatu, lalu dibalas Rossi, kemudian dibalas lagi.
"Oleh pers, disebutkan bahwa kami tidak akrab dan kami tidak saling berbicara satu sama lain," ujarnya.
Lorenzo menjelaskan sebuah insiden di mana, menjelang balapan akhir musim di Valencia, dia mendekati seorang jurnalis untuk meminta pertanyaan spesifik yang membuat Rossi kesal.
"Di bandara saya mengatakan kepada jurnalis tersebut bahwa pada konferensi pers dia harus bertanya kepada saya apakah Valentino pantas mendapatkan gelar itu," kata Lorenzo.
“Bagi saya itu tidak pantas. Saya ingin menekan dia untuk merasa rendah diri. Saya juga menciptakan persaingan itu melalui pers," ujarnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.