Kecelakaan Lalu Lintas Bisa Bikin Orang Jatuh Miskin - Kompas.com

Kecelakaan Lalu Lintas Bisa Bikin Orang Jatuh Miskin

Alsadad Rudi
Kompas.com - 08/12/2017, 10:42 WIB
Proses evakuasi salah satu korban kecelakaan air di Sungai Progo, Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (6/12/2017) sore. Sedangkan dua korban lainnya sedang dalam pencarian.Dok Relawan Magelang Proses evakuasi salah satu korban kecelakaan air di Sungai Progo, Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (6/12/2017) sore. Sedangkan dua korban lainnya sedang dalam pencarian.

Jakarta, KompasOtomotif - Kota Surabaya baru saja meraih penghargaan "Excellent City" dalam ajang Indonesia Road Safety Award 2017. Ini adalah penghargaan untuk kota yang telah beberapa kali meraih penghargaan sebagai kota dengan tata kelola keselamatan jalan terbaik dalam ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Dari hasil penjurian, Surabaya dinilai telah berhasil menjalankan beberapa program terkait keselamatan berlalu lintas. Hasilnya angka kecelakaan pada tahun 2017 di kota tersebut menurun dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menyatakan, Pemkot Surabaya sangat konsen dalam melakukan edukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas ke warganya. Penyebabnya karena kecelakaan lalu lintas dianggap memiliki multiplier effect ke beberapa hal yang bisa menghambat kemajuan suatu kota.

Baca juga : Surabaya Raih Predikat Excellent City di IRSA 2017

"Kalau kecelakaan terjadi pada penduduk usia produktif, multiplier efffectnya keluarga bisa miskin, bisa putus sekolah, bisa terjerat narkoba. Jadi kecelakaan jangan dianggap remeh," kata Irvan saat menghadiri acara IRSA Award 2017 di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad (kanan) saat menerima penghargaan sebagai Excellent City dalam ajang Indonesia Road Safety Award 2017, di Jakarta, Kamis (7/12/2017).KompasOtomotif/Alsadad Rudi Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad (kanan) saat menerima penghargaan sebagai Excellent City dalam ajang Indonesia Road Safety Award 2017, di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Selain edukasi, upaya lain yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas adalah dengan menerapkan tilang elektronik. Penerapan kebijakan ini ditandai dengan pemasangan kamera pengawas dan alat pengukur kecepatan di beberapa ruas jalan.

Menurut Irvan, penerapan tilang elektronik membuat surat tilang kini bisa dikirim langsung ke rumah pemilik kendaraan yang melanggar. Cara ini dianggap berhasil menekan jumlah pelanggaran lalu lintas di Surabaya.

"Setidaknya pelanggaran sudah berkurang 70 persen. Sekarang terpantau warga lebih tertib saat berhenti di garis stop maupun berpindah lajur," ucap Irvan.

PenulisAlsadad Rudi
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM