Daya Tarik dan Keunggulan CBR1000RR Terbaru - Kompas.com

Daya Tarik dan Keunggulan CBR1000RR Terbaru

Donny Apriliananda
Kompas.com - 11/08/2017, 11:03 WIB
Honda CBR1000RR di GIIAS 2017.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Honda CBR1000RR di GIIAS 2017.

Tangerang, KompasOtomotif – Minimal dan dinamis, dua kata yang paling menggambarkan desain dari Honda CBR1000RR Fireblade. Inilah gerbang untuk menuju berbagai daya tarik lain yang disuguhkan sepeda motor dengan harga tertinggi yang hampir mencapai Rp 700 juta itu.

Dari sisi desain, Honda ingin membentuk proporsi kompak yang padat serta fairing bagian atas dan tengah yang dikurangi ukurannya. Garis karakter menjorok ke depan melambangkan gaya agresif serta fokus pada fungsi mekanis, detail, dan kualitas saat finishing.

Desain juga diklaim aerodinamis, menjaga kestabilan berkendara saat kecepatan tinggi. Pada penggunaan di sirkuit, posisi pengendara terlindungi dari arus angin, sementara posisi berkendara normal, tekanan udara terdistribusi merata pada bagian tubuh pengendara.

Keseluruhan pencahayaan menggunakan LED dengan desain lampu depan kembar. Tampilan display CBR1000RR Fireblade mengadopsi layar TFT full-colour liquid crystal, persis milik RC213V-S. Layar ini otomatis menyesuaikan kondisi cahaya dengan tiga mode fitur; Street, Circuit, dan Mechanic.

Elektronik
Sistem ABS baru memungkinkan hard braking dengan tetap menjaga ban belakang menapak, menghentikan kemungkinan bagian motor terangkat ke depan.

Mode riding 1 (FAST) memberikan tenaga maksimal, dengan respon throttle linear, Honda Selectable Torque Control (HSTC) dan intervensi Engine Brake (EB) yang rendah, serta gaya redam tinggi.

Mode 2 (FUN) mengontrol output dari gigi satu hingga gigi tiga, dengan peningkatan tenaga sedang, HSTC medium, EB bertenaga, dan gaya redam medium.

Sementara mode 3 (SAFE) mengontrol output dari gigi satu hingga gigi empat, peningkatan tenaga yang sedang, HSTC tinggi, EB yang bertenaga dan gaya redam rendah.

Honda CBR1000RR Fireblade SPAzwar Ferdian/KompasOtomotif Honda CBR1000RR Fireblade SP

Sasis
Handling CBR1000RR saat ini telah bertransformasi. Hal ini berkat bobot motor yang berkurang menjadi 196 kg dengan tenaga sebesar 8 kW. Subframe die-cast alumunium juga telah didesain ulang, meskipun konstruksinya lebih ramping tetapi memiliki tingkat kekerasan yang sama.

Hal ini berkontribusi pada pemusatan massa, sehingga handling terasa lebih natural dan gesit. Model ini memiliki panjang wheelbase 1405 mm dan tinggi tempat duduk 832 mm untuk varian standar, 834 mm untuk varian SP.

Suspensi depan Showa BPF inverted teleskopik 43mm, di belakang Showa Balance Free Rear Cushion (BFRC) yang dapat diatur secara penuh. Kaliper rem depan Tokico 4-piston, sementara tipe SP menggunakan Brembo 4-piston monoblok. Pelek bahan alumunium, ukuran ban depan 120/70 R17 dan belakang 190/50 R17.

Fireblade juga memiliki Power Selector yang dapat diakses melalui Riding Mode Select System (RMSS). Sistem ini menawarkan lima level karakter output.

Sistem kontrol elektronik terbaru dari Honda CBR1000RR Fireblade SP memastikan pengendara mendapat support konstan, dengan berbagai pilihan dan pengaturan.

Tenaga puncak berada pada 141 kW @13.000 rpm, dengan torsi puncak 116 Nm @11.000 rpm. Knalpot yang digunakan merupakan titanium irregular cross-section yang 2,8 kg lebih ringan dan meminimalkan perubahan pusat gravitasi.

Honda CBR1000RR Fireblade SP meluncur di Intermot 2016Azwar Ferdian/KompasOtomotif Honda CBR1000RR Fireblade SP meluncur di Intermot 2016
Honda CBR1000RR Fireblade SP
TipeSP menjadi motor pertama yang menggunakan suspensi depan dan belakang dari Öhlins S-EC: NIX30 sepanjang 43mm pada bagian depan dan suspensi belakang TTX36.

Suspension Control Unit (SCU) mengumpulkan informasi terkait kecepatan roda, rpm mesin, input pengereman serta sudut throttle dari FI-ECU serta memberikan kompresi optimal dan gaya peredam selama berkendara normal, akselerasi keras, pengereman dan cornering, tergantung pada mode suspensi yang dipilih oleh pengendara.

Quickshifter disematkan sebagai standar untuk menaikan gigi tanpa perlu menekan kopling. Assist Slipper Clutch benar-benar diubah dengan plat single die-cast pressure dan clutch center, dan menawarkan pengurangan beban pada tuas.

Model ini menggunakan aki Lithium-Ion yang lebih ringan dan memberikan arus listrik yang lebih konsisten dan aman.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDonny Apriliananda
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

News
Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

News
Konsumen AHM, Geber 'Supersport' Honda RC213V-S

Konsumen AHM, Geber "Supersport" Honda RC213V-S

News
Mobil Murah pun Masih Diskon

Mobil Murah pun Masih Diskon

News
Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Feature
Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Tes
10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

News
Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

News
Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

News
Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

News
Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Produk
Ragam Produk 'Aftermarket' Baru di Tangerang

Ragam Produk "Aftermarket" Baru di Tangerang

Aksesoris
Mau Buat 'Mobil Toko' Daihatsu, Ini Harganya

Mau Buat "Mobil Toko" Daihatsu, Ini Harganya

Niaga
Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Modifikasi
Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

News