Hukum Berat Pelanggar Lalu Lintas! - Kompas.com

Hukum Berat Pelanggar Lalu Lintas!

Kompas.com - 10/10/2011, 13:36 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pekan lalu, setidaknya  dua kali terjadi kecelakaan di jalur "busway" dan mengakibatkan dua korban jiwa melayang. Menurut data Badan Layanan Umum Transjakarta,  sepanjang Januari - Juli 2011, kecelakaan di jalur khusus bus itu tercatat 54 kasus. Lalu, langkah apa yang harus dilakukan untuk menguranginya?!

Indonesia sepertinya bisa mencontoh Inggris. Di sana, mencederai orang lain (tidak sampai nyawa melayang) diganjar 5 tahun penjara. Sementara di Indonesia, lamanya tahanan itu berarti sudah menabrak orang sampai meninggal dan masuk KUHP pasal 359 tentang kelalaian mengakibatkan kematian orang lain. 

Menteri Kehakiman Inggris, Kenneth Clarke mengatakan, "dangerous drivers" akan diancam hukuman penjara maksimum lima tahun dalam peraturan baru yang lagi dirumuskan, dua kali lebih berat dari hukuman sebelumnya. "Kami mendengar masukan dari para korban di lapangan. Keluarga korban, anggota parlemen, hakim dan kelompok penggiat keselamatan jalan sudah memberikan masukan pada kami dan ini merubah peraturan yang berlaku," ujar Clarke, seperti dilansir Motorcyclenews.

Clarke melanjutkan, prioritas utama pemerintah adalah menciptakan jalan yang lebih aman. "Karena lima orang, kehilangan nyawa setiap harinya sepanjang 2010. Jadi, kami harus memastikan bisa meningkatkan keselamatan," beber Clarke.

Andrew Howard, dari Asosiasi Otomotif (The Automobile Association) divisi Road Safety menambahkan, dengan tingkat hukuman lebih proporsional dan membaginya dalam beberapa dampak kecelakaan bisa mencegah orang membahayakan orang lain di jalan. "Prilaku mengemudi yang berbahaya bisa berakibat apapun, dari cidera kecil sampai serius. Tapi hukuman penjara maksimum ini harus berhubungan langsung dengan pelanggaran mengemudi - bukan sekedar konsekuensi," tambah Vince Yearley dari Institute of Advanced Motorists.

Hukuman yang lebih berat di Inggris sepertinya bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengurangi kecelakaan. Tapi dengan catatan, penegakkan hukum di jalan wajib berjalan dengan baik. Mungkin Indonesia masih perlu belajar dari Inggris, bukan cuma tingkat hukuman, tapi penegakkan hukum di jalan! Setuju?!

EditorBastian

Terkini Lainnya

Bersiap Sambut Motor ”Adventure” Murah BMW

Bersiap Sambut Motor ”Adventure” Murah BMW

News
Lelang Mobil Koruptor Ludes dalam 90 Menit

Lelang Mobil Koruptor Ludes dalam 90 Menit

News
Transaksi Lelang Kendaraan Koruptor Tembus Rp 3 M

Transaksi Lelang Kendaraan Koruptor Tembus Rp 3 M

News
Penantang BMW G310R dari China

Penantang BMW G310R dari China

Produk
Toyota Kenalkan Corolla yang Lebih Sporty

Toyota Kenalkan Corolla yang Lebih Sporty

Produk
Mobil dan Motor Koruptor Laris Manis

Mobil dan Motor Koruptor Laris Manis

News
Pertamina Nempel di Lamborghini Huracan Super Trofeo

Pertamina Nempel di Lamborghini Huracan Super Trofeo

Sport
Toyota Voxy Jadi Ikon Penggoda Orang Jatim

Toyota Voxy Jadi Ikon Penggoda Orang Jatim

News
Sepeda Motor Bebek Makin Sepi Peminat

Sepeda Motor Bebek Makin Sepi Peminat

News
Honda Scoopy Jauh Tinggalkan Yamaha Fino

Honda Scoopy Jauh Tinggalkan Yamaha Fino

News
Hyundai Mau Membeli FCA?

Hyundai Mau Membeli FCA?

News
Mobil Koruptor Dilelang Siang Ini

Mobil Koruptor Dilelang Siang Ini

News
Mitsubishi Masih Andalkan Xpander di Pameran Surabaya

Mitsubishi Masih Andalkan Xpander di Pameran Surabaya

News
Menegangkan, Detik-detik Mobil Tertabrak Kereta (Video)

Menegangkan, Detik-detik Mobil Tertabrak Kereta (Video)

Feature
50 Diler Wuling Terlambat Beroperasi

50 Diler Wuling Terlambat Beroperasi

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM