Anies Akan Gratiskan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Listrik

Kompas.com - 28/10/2019, 06:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengendarai kendaraan listrik di Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengendarai kendaraan listrik di Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta punya rencana membebaskan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB) untuk mobil dan sepeda motor listrik.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut dia, langkah ini dilakukan untuk mendorong masyarakat di Ibu Kota menggunakan kendaraan berbasis listrik.

Baca juga: Begini Cara Bayar Tunggakan Pajak Kendaraan Via Online

"Kami akan membebaskan pajak balik nama untuk kendaraan bermotor berbasis listrik. Kami berharap kendaraan listrik ini tidak dimasukkan ke dalam kategori barang mewah," ujar Anies di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu (27/10/2019).

BMW i8 ikut ramaikan peresmian Formula E di Jakarta BMW i8 ikut ramaikan peresmian Formula E di Jakarta

Anies melanjutkan, dengan diberikan insentif seperti itu otomatis masyarakat tertarik untuk membeli dan menggunakan kendaraan listrik. Tentunya, kata dia ini langkah baik untuk membantu menjaga dan memelihara kualitas udara di Jakarta.

Baca juga: PLN Klaim Pasokan Listrik Jakarta Aman untuk Formula E

"Jadi kami harapkan seperti itu, jadi perlu langkah-langkah lain yang juga kita dukung bersama demi hasil yang baik," kata Anies.

Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).Tim Jagonya Ayam Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).

Tarif BBN-KB di Jakarta sendiri, belum lama ini sudah naik dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Apabila wacana ini direalisasikan maka untuk mobil dan motor yang berbasis listrik tidak akan dikenakan pajak tersebut.

Selain itu, menurut Anies menggunakan kendaraan berbasis listrik juga merupakan kampanye dari masyarakat untuk mendukung kegiatan Formula E yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 2020.

BMW i8 ikut ramaikan peresmian Formula E di Jakarta BMW i8 ikut ramaikan peresmian Formula E di Jakarta

"Karena kendaraan berbasis listrik itu sama sekali tidak menimbulkan polusi udara," ujar Anies.

Tanggapan Mitsubishi

Mitsubishi Outlander PHEV di Acara Jakarta Langit BiruKOMPAS.com / Aditya Maulana Mitsubishi Outlander PHEV di Acara Jakarta Langit Biru

Sementara itu, Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan, apabila Pemprov DKI Jakarta akan membebaskan BBN-KB untuk mobil dan motor listrik, tentunya bisa mendorong masyarakat dalam membeli.

"Tetapi jelasnya seperti apa, saya juga belum tahu. Kalau sepengetahuan saya itu sifatnya hanya sementara. Tapi saya juga belum tahu, karena belum ada petunjuk teknis dan lain sebagainya," ucap Irwan di tempat sama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X