Kompas.com - 14/10/2019, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi Motors Vietnam Co., Ltd (MMV) memiliki mandat untuk memproduksi Xpander pada 2020 mendatang. Vietnam akan menjadi negara kedua setelah Indonesia yang memproduksi Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) ini.

Keputusan tersebut sebagai bentuk selebrasi setelah Mitsubishi menekuni bisnis di Vietnam sejak 1994 dan terus menumbuhkan perkembangan positif. Selama tahun fiskal 2018, MMV berhasil menjual 14.000 unit Xpander buatan Indonesia.

"Kami akan berusaha untuk upaya baru ini di Vietnam, yaitu memproduksi mobil berkualitas tinggi dan memuaskan lebih banyak pelanggan di Vietnam," kata Osamu Masuko, Chairman Mitsubishi Motors Corporation (MMC), mengutip keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tahun Depan Vietnam Produksi Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) resmi mengumumkan kedatangan Xpander di Bauan International Port, Inc, Batangas, Filipina, Selasa (22/5/2018). 
Dok. MMKSI Mitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) resmi mengumumkan kedatangan Xpander di Bauan International Port, Inc, Batangas, Filipina, Selasa (22/5/2018).

Dikonfirmasi Kompas.com, HR & GA Director of PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Prianto membenarkan bahwa mulai tahun depan Xpander tidak hanya diproduksi di Indonesia saja.

Namun, hal ini tidak serta-merta akan mengurangi ekspor MMKI. Sebab pabrik hanya melayani perakitan saja, sementara komponen Xpander akan tetap dipasok dari Indonesia.

Baca juga: Kadin Menyayangkan Langkah Mitsubishi Produksi Xpander di Vietnam

Ekspor perdana Mitsubishi Xpander, Kamis (25/4/2018), dilakukan ke Filipina.FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Ekspor perdana Mitsubishi Xpander, Kamis (25/4/2018), dilakukan ke Filipina.

"MMKI tetap menjadi pabrik induk dari Xpander. Perakitan model ini di luar Indonesia ada, tapi ekspor CKD (completely built up) akan tetap kami jaga," ujarnya, Sabtu (12/10/2019).

Tentang alasan MMC memutuskan untuk produksi Xpander di Vietnam dibanding memasoknya langsung dari Indonesia, Prianto enggan menyebutnya secara pasti.

"Yang pasti, bisnis MMC beroperasi dengan menyeimbangkan antara permintaan dan pasokan. Terkait dampaknya, ini bisa meningkatkan produksi MMKI serta ekspor CKD. Sedangkan terkait kebijakan special consumption tax (SCT) di Vietnam, kami sedang pelajari," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.