Kalau Impor, Suzuki Indonesia Menolak Jualan Jimny

Kompas.com - 08/03/2019, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Indomobil Sales (SIS) sedang melakukan negosiasi dengan prinsipal agar bisa merakit Jimny di Indonesia. Apabila tidak diberikan izin, maka agen pemegang merek (APM) Suzuki di Tanah Air itu tidak mau menjual sport utility vehicle (SUV) mini tersebut di pasar otomotif nasional.

Apalagi target tahun ini hingga ke depan akan mengurangi jumlah impor mobil. Suzuki tidak mau terlalu bergantung pada impor, karena ingin meningkatkan produk dalam negeri dan juga ekspor.

"Kalau impor kuotanya juga tidak bisa banyak," ucap Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS belum lama ini ketika berbincang dengan Kompas.com di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga: Suzuki Rakit Jimny di Indonesia, Masih Tanda Tanya

Setiawan menjelaskan, untuk itu sejak pertengahan tahun lalu terus mencoba dan meminta kepada prinsipal agar diberikan kewenangan merakit lokal Jimny generasi terbaru ini. Sebab model tersebut sekarang ini hanya diproduksi di Jepang saja, dan permintaan domestik di negara asalnya pun begtu tinggi.

Penampakan Suzuki Jimny Sierra di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (1/8/2018) atau sehari menjelang dibukanya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.Kompas.com/Alsadad Rudi Penampakan Suzuki Jimny Sierra di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (1/8/2018) atau sehari menjelang dibukanya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

"Yang kami minta seperti itu, agar bisa banyak kuotanya, dan minimal sekali kalau diproduksi lokal, kita bisa ekspor ke negara lain. Hanya saja belum ada keputusan dari prinsipal, mereka juga sedang fokus memenuhi pasar domestiknya," ujar Setiawan.

Jimny yang dipamerkan pada pertengahan tahun lalu, mendapatkan sambutan dan respon positif dari masyarakt Indonesia. Bahkan sebelumnya versi edisi terbatas sekitar 88 unit sudah habis terjual dalam waktu singkat.

Kondisi itu membuktikan bahwa penggemar Jimny di Tanah Air begitu besar dan bisa menjadi model buat SIS untuk minta diproduksi dan dijual di Indonesia kepada prinsipal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.