Menguji Isuzu MU-X di Trek "Off Road Thailand"

Kompas.com - 05/04/2016, 11:03 WIB
Test Drive Isuzu MU-X 3.0-liter di 4X4 Land Isuzu, Pattaya, Thailand. Aditya Maulana, KompasOtomotifTest Drive Isuzu MU-X 3.0-liter di 4X4 Land Isuzu, Pattaya, Thailand.
|
EditorAgung Kurniawan

Pattaya, KompasOtomotif – Isuzu menjual MU-X dengan satu pilihan mesin, yakni 2.5-liter Commonrail Variable Geometry System (VGS), untuk pasar domestik Indonesia. Di negara asal produksi (Thailand), sport utility vehicle (SUV) menengah ini punya opsi berbeda, yakni diesel 1.9-liter (pengganti 2.5-liter), dan 3.0-liter.

Tiga pekan lalu, KompasOtomotif bersama sejumlah rekan media otomotif nasional diundang berkunjung ke Thailand, negara basis produksi MU-X di Asia Tenggara. Selain mengunjungi booth Isuzu pada Bangkok International Motor Show (BIMS) 2016, rombongan juga diberikan kesempatan menguji MU-X mesin diesel 3.0-liter.

Trek Buatan

Pengujiannya cukup menarik, sebab dilakukan pada trek buatan, berjuluk "Isuzu 4x4 Land" di Pattaya, Thailand. Butuh sekitar 2 jam untuk menuju ke lokasi ini dari ibu kota Bangkok.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Test Drive Isuzu MU-X 3.0-liter di 4X4 Land Isuzu, Pattaya, Thailand.

Setelah mendapatkan arahan mengenai lintasan dari pihak Isuzu Thailand, pada sesi pertama KompasOtomotif mendapat kesempatan duduk sebagai penumpang di jok baris kedua. Saat itu, mobil diisi oleh empat orang, dua di depan dan dua lagi di belakang.

MU-X yang disiapkan hanya berpenggerak roda 4x2, sehingga tidak bisa melintas di trek 4x4. Padahal lebih menantang di lintasan tersebut, sebab 4x2 lintasan yang dilalui di trek, terbilang biasa saja.

Singkat cerita, KompasOtomotif pun mendapat kesempatan duduk sebagai pengemudi. Didampingi instruktur di jok penumpang depan, mobil melaju selama dua putaran.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Test Drive Isuzu MU-X 3.0-liter di 4X4 Land Isuzu, Pattaya, Thailand.

Pertama-tama, sang instruktur dari Isuzu Thailand memberikan informasi bahwa tidak boleh terlalu digeber, ia hanya memberikan batas maksimal 40 kpj. Namun, sesekali KompasOtomotif mencuri kesempatan agar bisa berakselerasi lebih kencang.

Tenaga

Fakta kapasitas besarnya mesin memang tidak bisa bohong, sekali gas jantung pacu 3.0-liter commonrail Direct Full Injection, turbocharge empat silinder DOHC, 16 valve ini, sontak menyeburkan tenaga besar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X