Banderol Suzuki Jimny Sudah “Fixed”

Kompas.com - 05/04/2016, 07:02 WIB
EditorAgung Kurniawan

Malang, KompasOtomotif – Rencana PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memasarkan Jimny ke Indonesia sepertinya segera terwujud. Model legendaris di Indonesia ini, sudah siap dipasarkan karena banderol yang disiapkan untuk konsumen sudah diputuskan.

“Sudah, harga sudah putus, fixed, OTR (on the road). Tetapi saya masih belum bisa sampaikan di sini,” kata Davy J Tuilan, Wakil Direktur Pelaksana SIS di Malang, Rabu (30/3/2016).

Davy juga mengatakan, rencana pemasaran Jimny ini terbilang tidak disengaja. Semua dimulai dari pesanan yang masuk dari satu perusahaan (fleet) dengan jumlah cukup besar. Sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM), SIS punya kewajiban untuk menyediakan layanan purna jual setiap model yang dipasarkan.

“Daripada kita siapkan semua layanan purna jual dan penunjang lain, sekalian saja dijual ke konsumen umum,” kata Davy.

Sebelumnya, Riecky Patrayudha, Kepala Servis Roda Empat dan Dua SIS mengatakan kalau tim utama teknisi sudah dikirim ke Jepang untuk mempelajari teknologi dan mesin Jimny yang bakal dijual ke Indonesia. Terdapat tiga orang mekanik Indonesia yang nantinya akan menyalurkan pengetahuan dan teknik penunjang ke seluruh diler Suzuki.

Pelatihan langsung ke Jepang dibutuhkan karena dianggap Jimny sebagai produk dengan teknologi baru, berbeda dengan Suzuki Katana, generasi terakhir yang sempat dipasarkan di Indonesia, pada 2005. Rencananya, Jimny akan diimpor utuh (completely buiilt up/CBU) dari Jepang.

Di Jepang sendiri, Jimny dibekali mesin bensin M13A, 1.3 liter VVT, dengan penggerak empat roda (4WD). Mesin ini bertenaga 83 dk dan torsi 110 Nm.

“Terutama yang 4x4, karena kita sudah lama tidak menjual 4x4. Kalau Jimny yang terakhir kita jual itu semuanya benar-benar manual, tapi yang baru ini benar-benar canggih,” ujar Riecky kepada KompasOtomotif, di Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Jimny sebenarnya bukan model baru bagi Suzuki di Indonesia, kehadirannya sudah menghiasi industri otomotif nasional sejak 1979, dengan kode LJ50, bermesin 550 cc, kala itu. Disusul kemunculan  Jimny “Jangkrik” LJ80 bermesin 800cc. Baru kemudian Suzuki mulai merakit Jimn SJ40, bermesin 1.000 cc di pabrik Bekasi, Jawa Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.