Kompas.com - 06/07/2015, 15:19 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Risiko saat mengemudi dalam keadaan lelah atau kantuk sudah jelas, yaitu menurunnya tingkat analisa dan respon pengemudi atas kondisi jalan. Lantas apa saja indikasinya saat tubuh mengalami kelelahan? Berikut pemaparan pendiri Rifat Drive Labs dan pebalap nasional Rifat Sungkar agar pengemudi bisa menentukan kapan waktu beristirahat.

Hilangnya kewaspadaan

Menurut Rifat keadaan ini terjadi ketika pengemudi tidak dapat merespon, bergerak dengan cepat ketika keadaan darurat, atau melakukan tindakan keamanan seperti saat kondisi normal.

Mengantuk

Perasaan mengantuk, kepala agak “melayang”, atau tertidur, bisa jadi tidak disadari pengemudi. Rifat mengatakan pada kondisi itu banyak sekali menyebabkan kendaraan keluar dari lintasan dan berakibat kecelakaan.  Saat gejala itu sudah mulai terasa lebih baik pengemudi beristirahat.

Tertidur

Efek kantuk menimbulkan rasa ingin tidur. Kerap kali kejadian, pengemudi tertidur dan tidak menyadari kondisi berbahaya, inilah salah satu penyebab banyak kecelakaan tunggal. “Situasi seperti ini si pengendara tidak dapat mengontrol atau mengambil keputusan dengan tepat sebelum terjadi tabrakan,” tulis Rifat dalam keterangan resminya, pekan lalu.

Selain itu, kelelahan berkendara juga bisa timbul dari pikiran, misalnya memikirkan masalah pekerjaan atau rumah tangga. Situasi psikologis pengendara sangat memengaruhi cara pengambilan keputusan saat menghadapi masalah di jalan. Dari penjelasan Rifat, waktu paling berbahaya buat mengemudi adalah sekitar tengah malam sampai pukul 06.00.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.