Garansindo Bicara Sepeda Motor Listrik Buatan Indonesia

Kompas.com - 27/02/2015, 08:40 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Garansindo Inter Global (GIG) menjelaskan melahirkan sepeda motor lokal Indonesia adalah impian perusahaan untuk jangka panjang. Visibiltas ini muncul setelah GIG sebagai pemegang merek Chrysler–Fiat di Indonesia tengah melakukan ekpansi pasar ke sepeda motor listrik lewat merek Zero Motorcycle.

“Kalau Garansindo masuk ke wilayah roda dua dengan pengembangan teknologi listrik. Populasi motor di Indonesia sangat besar, mimpi besarnya kita bisa produksi di sini. Pandangannya begitu, jangka panjangnya sampai manufaktur,” ujar Managing Director Brand Fiat, Alfa Romeo, dan Zero Motorcycle GIG Dhani Yahya, di Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Dhani enggan mengukur waktu untuk arti jangka panjang yang dimaksud, namun disebut sekarang GIG masih menjajaki studi. Salah satu poin penting, transfer teknologi. Dhani juga belum mau mengungkap detail tapi ia menyatakan teknologi bisa diadopsi dari mana saja. Transfer teknologi bakal dikawal potensi lokal, disebut sebagai contoh dari kalangan universitas.

Model

Dinilai dari perkembangan penjualan sepeda motor nasional yang mencapai 7,8 juta unit, model skutik paling dominan. Dari perkembangan itu Dhani mengungkap kemungkinan model skutik yang menjadi realiasi produk.

“Model seperti apa? Kalau di sini kan skutik paling berkontribusi di roda dua. Kita masih studi, kita melihat tipe yang memang fungsional itu adalah skuter matik,” papar Dhani.

Definisi

Dhani menjelaskan arti sepeda motor lokal, dikatakan idealnya diproduksi di Indonesia oleh pelaku bisnis asal Indonesia. Selain itu dipasarkan memakai merek lokal, dan bersinergi dengan teknologi komponen yang dikembangkan sumber daya manusia Indonesia.

“Mengembangkan produk yang benar–benar baru itu butuh biaya sangat besar. Visibilitas terbuka lebar, ini semua untuk Indonesia,” ucap Dhani.

Dukungan pemerintah juga dikatakan faktor pendukung penting, kelahiran sepeda motor lokal bisa lebih lancar bila disokong kontribusi kebijakan, misalnya soal pajak. Dhani menutup pembicaraan sambil menjelaskan GIG juga membuka peluang kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.