Kompas.com - 08/01/2015, 07:40 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Hujan dengan intensitas beragam diprediksi masih berlanjut di awal tahun ini. Ada baiknya pemilik mobil kini mengecek salah satu perangkat terpenting pada mobil, yaitu wiper.

Fungsi wiper memang krusial sebagai penyapu air dan kotoran dari kaca depan agar pandangan pengemudi ke luar kabin tetap jelas dan bersih. Paling penting untuk disimak, kondisi karet wiper apakah sudah getas (mengeras).

Bila tetap digunakan kotoran bisa saja menempel di karet saat wiper bekerja. Hasilnya sanggup membuat kaca baret halus, bila terus terjadi akan membuat goresan dan bisa mengganggu pandangan. Terutama saat malam hari ketika berhadapan dengan sinar lampu mobil dari arah berlawanan.

Jacob Malik Service Head Auto 2000 Saharjo menjelaskan, jika karet wiper sudah menunjukan tanda-tanda getas wajib langsung dibersihkan, caranya bisa menggunakan lap atau tisu. Meski begitu bila kondisinya sudah terlalu keras Jacob menyarankan harus langsung diganti.

Masalah lain yang terkadang kurang diperhatikan yakni tentang penggunaan larutan pembersih kaca pada wiper. Jacob bilang menyampur larutan pembersih tidak boleh asal, wajib mengikuti aturan sesuai produk.

“Kadang pemilik mobil menyampur larutan pembersih hingga sangat pekat. Menggunakan larutan wiper juga harus sesuai, kalau terlalu pekat hasilnya jadi lengket di kaca. Efek panjangnya, karena menggunakan bahan kimia, struktur molekul kaca bisa berubah, nanti terlihat ada 'pelangi' yang menganggu pemandangan,” katanya, Rabu (7/1/2015).

Selain itu komponen yang juga perlu diawasi yaitu lubang penyemprot air wiper. Bila tidak bekerja maksimal ada empat indikasi kesalahan yaitu: Pertama, motor tidak berfungsi dengan baik atau bahkan sudah rusak. Kedua, tidak ada air di tempat penyimpanan. Ketiga, ada kebocoran pada selang atau tidak tersambung dengan baik. Keempat atau terakhir, lubang penyemprot mampat atau semprotan air tidak tepat sasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.