Ini Perbandingan “Senjata” CBR150R dan R15

Kompas.com - 23/05/2014, 08:20 WIB
|
EditorAris F. Harvenda

 

Jakarta, KompasOtomotif – Rivalitas Honda CBR150R dan pendatang baru, Yamaha YZF-R15, terus bergairah. Kedua model ini dianggap kontestan paling “panas” di kelas 150 cc "berjubah". Masing-masing punya taji tersendiri, setelah dibahas tentang tampang dan kenyamanan, kini KompasOtomotif akan membahas soal detail desain dan teknologi.

Dimensi
R15 punya body lebih ramping (panjang 1.975 mm, lebar 660 mm, dan tinggi 1.070 mm) ketimbang CBR150R (panjang 1.977 mm, lebar 701 mm, dan tinggi 1.130 mm). Saat berkendara, tangki bahan bakar CBR150R yang gambot, terasa “penuh” diapit kedua kaki, lantaran kapasitas tangkinya mencapai 13,1 liter, sementara R15 hanya 12 liter. Pemakaian LED di bagian belakang R15 memangkas dimensi buritan, hasilnya desain lebih lancip menonjolkan aura balap.

CBR150R punya pegangan tangan di samping jok belakang. Selain bisa digunakan buat pegangan boncenger, di parkiran, lebih mudah memindahkan 138 kg bobot badannya. Kendati R15 lebih enteng 2 kg, namun agak sulit digeser, sebab hanya tersedia strap di jok penumpang belakang.

Roderick A. Mozes Yamaha R15 vs Honda CBR 150R

Mesin
R15 mengandalkan mesin SOHC bertenaga 16 PS dengan torsi 14,5 Nm, dan mengandalkan akselerasi  putaran rendah-menengah. Dari hasil uji coba yang KompasOtomotif lakukan saat touring R15 dari Banda Aceh hingga Medan, kecepatan tertinggi tembus 140 kpj. Posisi berkendara lebih menunduk ketimbang CBR150R, ditambah jarak poros roda 1.345 mm, agak sulit bila diajak selap-selip di tengah kemacetan kota. Suspensi R15 “gurih” buat merebah di tikungan panjang, tapi terasa rigid di jalan rusak.

Roderick A. Mozes Pandangan pengendara Yamaha R15

Dari data spesifikasi, CBR150R sedikit lebih bertenaga, 17,8 PS dan torsi 12,6 Nm, dihasilkan dari tipe DOHC. Karakternya, tarikan atas lebih “yahud”. Tinggi jok lebih rendah, jadi posisi berkendara bisa sedikit lebih tegak. Pegal di pergelangan tangan dan leher tidak cepat terasa, lebih enak ditunggangi berlama-lama. Peredam kejut lebih nyaman buat harian.

Roderick A. Mozes Detail Honda CBR 150R

Dasbor
Tampilannya kurang-lebih sama, keduanya menggunakan takometer analog sedangkan indikator lain digital. Desain dasbor pada CBR150R vertikal, plus tambahan indikator jam dan temperatur mesin. Sedangkan layout R15 horizontal tanpa kedua fitur tersebut. Perbedaan lain ada pada tombol engine cut off yang hanya tersedia di R15. Masih ada lagi, CBR150R tak punya tombol lampu jauh.

Kesimpulan
Dari sisi harga, jelas lebih murah R15 yang dibanderol Rp 28 juta dibanding CBR150R Rp 42,9 juta. R15 cocok buat anak muda yang ingin tampil agresif penuh gaya, sedangkan karakter CBR150R lebih “adem” dan sederhana tapi sangar bila ditantang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.