Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Fungsi Lampu Hazard yang Sebenarnya

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Lampu hazard atau lampu tanda bahaya pada mobil menjadi perlengkapan wajib. Pasalnya lampu ini cukup penting dalam perjalanan.

Lampu bahaya ini sangat mudah dikenali, karena tombolnya sendiri terpisah dengan saklar lampu lainnya. Ada simbol segitiga berwarna merah, hal itu membuat tombol lampu ini mudah terlihat.

Ketika tombol tersebut ditekan, maka kedua lampu sein akan menyala bersamaan sehingga mobil mengeluarkan sinyal yang melambangkan mobil tersebut sedang mengalami masalah.

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, mengatakan lampu hazard memiliki fungsi yang sangat penting sebagai informasi ke pengguna jalan lain bahwa mobil yang kita kendarai sedang mengalami masalah.

“Dengan menyalakan lampu hazard maka pengguna jalan lain bisa berupaya menghindari mobil kita yang sedang bermasalah, misal kondisinya mobil kita ada di bahu jalan atau masih dalam kondisi jalan sangat pelan,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Sabtu (5/11/2022).

Dia mengatakan sayangnya banyak pengendara yang menyalahi aturan tersebut dengan menyalakan lampu hazard untuk konvoi, menerobos lampu merah, saat cuaca buruk dan lain sebagainya.

“Saat ini lampu hazard banyak dipakai pada kondisi yang lebih luas, walau itu melenceng dari fungsi mulanya, seperti dinyalakan saat iring-iringan, cuaca ekstrem dan lain sebagainya,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan lebih tepatnya lampu hazard digunakan saat mobil dalam kondisi darurat saja. Hal ini bertujuan agar kendaraan lain bisa mengambil ancang-ancang atau menghindari terjadinya kecelakaan.

Jadi, fungsi lampu hazard pada dasarnya hanya untuk dinyalakan ketika mobil dalam keadaan darurat atau memiliki masalah sebagai wujud informasi ke pengguna jalan lain untuk dapat mengantisipasi.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/11/06/164100715/ini-fungsi-lampu-hazard-yang-sebenarnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke