Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hari Gini, Masih Betot Gas Saat Memanaskan Motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum menggunakan sepeda motor, memang ada baiknya dipanaskan terlebih dulu. Namun, untuk motor zaman sekarang, sudah tidak perlu lagi mengikuti kebiasaan lama.

Motor zaman sekarang sudah dibuat dengan teknologi dan material yang lebih baik pada mesinnya. Sehingga, sudah tidak membutuhkan waktu lama untuk memanaskannya.

“Saat memanaskan motor jangan terlalu lama, sekitar tiga menit dan maksimalnya lima menit. Karena motor zaman sekarang sudah didesain siap pakai,” ujar Kepala Bengkel Mekar Bintaro Adih, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Selain itu, sebagian orang juga memiliki kebiasaan menggeber-geber gas saat sedang memanaskan motor. Pada motor injeksi, kebiasaan tersebut sebaiknya ditinggalkan.

Kepala Mekanik Bengkel AHASS Murni Putramas Depok Syamsuddin mengatakan, memanaskan motor sambil betot gas merupakan kebiasaan yang dulu dilakukan saat sistem pembakaran masih menggunakan karburator.

"Motor injeksi tidak perlu lagi dipanaskan lama-lama, apalagi sampai geber-geber gas. Cukup beberapa detik saja sebelum motor dijalankan," kata Syamsuddin.

Syamsuddin menambahkan, sistem injeksi merupakan hasil pengembangan teknologi yang berbeda dengan karburator. Pada sistem injeksi, kebutuhan bahan bakar untuk mesin diatur melalui engine control module (ECM).

Pada motor karburator masih menggunakan capacitor discharge ignition (CDI). Sedangkan dengan ECM, membuat sirkulasi kerja komponen di dalam mesin sudah langsung berjalan saat mesin dinyalakan, tanpa perlu lagi bantuan gas yang digeber oleh pengendara.

"Jadi, motor injeksi lebih sederhana dan praktis. Perawatan juga lebih mudah," ujar Syamsuddin.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/05/19/100200315/hari-gini-masih-betot-gas-saat-memanaskan-motor

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke