Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dilarang Sembarangan Mengisi Cairan Wiper

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja wiper pada mobil saat musim hujan memang mutlak, namun tidak kalah penting, adalah cairan yang digunakan.

Air wiper bisa sangat dibutuhkan bila saat mengemudi tiba-tiba ada noda atau debu yang menempel, sehingga visibilitas dari dalam kabin tidak terganggu.

Paling penting, jangan sembarangan atau sampai sampai salah pilih cairan wiper harus digunakan. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak pemilik mobil yang kurang mengerti mengisi cairan wiper.

Biasanya, hanya mengisi dengan air sabun saja.

Menurut Dealer Technical Sepport Dept Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi, mengisi cairan wiper baiknya menggunakan air dengan spesifikasi yang sudah disediakan oleh diler resmi.

Cairan ini penting untuk membantu kinerja wiper ketika menyapu permukaan kaca.

“Baiknya menggunakan wiper yang komposisinya sudah dibuat khusus untuk membersihkan kaca, jangan sembarang mengisi dengan air biasa apalagi yang mengandung garam,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/03/2020).

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriadi, mengatakan hal serupa.

“Alasan tangki air wiper tidak boleh diisi dengan air biasa karena cairan khusus wiper memilki kandungan ph yang lebih terkomposisi. Sedangkan air biasa tidak diketahui ph balance nya apakah air biasa atau asam,” ujar Bambang.

Hal ini memang harus diperhatikan untuk menjaga kejernihan kaca mobil, lebih dari itu juga menjaga komponen lainnya, seperti lapisan kaca, atau karet wiper sendiri.

Cairan wiper yang baik adalah yang memiliki efek daun talas, artinya kandungan yang khusus membuat air cepat mengalir dari kaca. Dengan begitu kinerja wiper saat membersihkan akan lebih optimal dan visibilitas saat berkendara juga terjaga.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/19/092200015/dilarang-sembarangan-mengisi-cairan-wiper

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke