
|
Berkenalan dengan Mobil Hibrida
A PHP Error was encounteredSeverity: Notice Message: Trying to get property of non-object Filename: views/read_view.php Line Number: 129
Artikel Terkait...:
Sabtu, 15/3/2008 | 21:21 WIB
JAKARTA, SABTU - Isu lingkungan ternyata tak hanya menjadi milik para aktivis lingkungan. Kondisi lingkungan dan bumi tempat manusia berpijak yang dikatakan semakin mengkhawatirkan, ternyata juga menggugah para pebisnis otomotif, khususnya mobil, untuk menciptakan mobil yang ramah lingkungan. Populernya, dikenal dengan istilah mobil hibrida. Salah satu produsen mobil, Toyota, mulai memperkenalkan salah satu produknya di Indonesia, yaitu Prius. Prius bermesin Toyota Hybrid System. Marketing Communication Toyota, Hari Arifianto mengatakan, secara umum prinsip kerja mobil hibrida sama dengan mobil pada umumnya. Keistimewaannya adalah, cara kerja hibridanya. "Selain mesin bensin, ada juga mesin listrik dan baterainya. Jadi, saat kecepatan pertama di bawah 30 km/jam, yang jadi sumber tenaganya adalah dari baterai. Kemudian, ketika baterai sudah mencapai level minimum, kerja akan diambil alih oleh mesin bensin," terang Hari, saat memperkenalkan Prius ke khalayak di Pondok Indah Mall 2, Jakarta, Sabtu (15/3). Mesin bensin tadi mempunyai 2 tugas. Pertama, menjaga kontinuitas pergerakan kendaraan dan kedua, me-recharge baterai yang sudah mencapai level minimum. Dengan demikian ketika berhenti, mesin bensin akan mati dan diganti baterai lagi. Mesin bensin pada Prius ini akan bekerja dengan kecepatan mencapai 30-40 km/jam. "Begitu seterusnya. Demikian pula ketika menanjak. Dia akan menggunakan baterai, tapi begitu dirasa tenaganya kurang, yang akan digunakan adalah mesin bensin. Kalau masih kurang juga ditambah motor listrik. Jadi, tenaganya berasal dari 3 sumber," tambah Hari. Kerja mobil yang didukung dengan 3 sumber mesin ini menghilangkan dan mengeliminir kekhawatiran bahwa mobil hibrida yang irit bahan bakar, biasanya diasumsikan memiliki performa yang lambat. Berbicara soal irit, pemakaian bahan bakar kendaraan ini 1 : 25, sebuah hitungan yang sama dengan penggunaan sepeda motor. "Satu berbanding dua puluh lima itu dengan konsumsi normal, dimana seluruh alat operasionalnya jalan. Contohnya, AC nyala, radio nyala, semua bekerja," ujar Hari lagi. Toyota Prius merupakan kendaraan Hibrida pertama Toyota yang dijual secara massal. Selain itu, ada juga Lexus Hybrida 600H, Toyota Previa Hybrida dan lain-lain. Prius pertama kali diluncurkan di Jepang pada tahun 1997. Tiga tahun berselang, Prius dipasarkan di Amerika Utara dan Eropa. Anda tertarik? Tampaknya harus bersabar. Sebab, jika Anda penasaran dengan performanya, saat ini baru bisa dicoba dengan sistem sewa/leasing di Toyota Rent A Car (TRAC). ING komentar anda
nvios @ Kamis, 26 Juni 2008 | 15:58 WIB Toyota Prius sangat menarik untuk yang biasa bepergian jauh setiap hari. Untuk ukuran indonesia dimana BBM disubsidi, tentu lain soal, mobil hibrid masih belum dilirik tuh. harry @ Rabu, 21 Mei 2008 | 18:20 WIB Jangan lupa baca manual booknya. Stl 10 th kemampuan batterynya untuk menyimpan listrik sudah sangat lemah. Jadi batterynya perlu diganti setiap 10 th dan harganya di USA adl $3000-5000. Jadi ngirit beli bensinnya mungkin jadi percuma kalau mobilnya tidak dijual sebelum 10 th. Sampai saat ini cuma Toyota yg mampu membuat mobil hybrid se-ekonomis prius. Jenny @ Sabtu, 17 Mei 2008 | 23:03 WIB Kami di Belanda pakai Toyata Hybrid automatic sejak nov 2007 samapi sekarang. Yang saya tahu pemakaian bensin-nya 1:23 deh menurut katalog, jadi sangat optimis. Dgn standar cara berkendara kami normal dan tdk berusaha hemat2 performancenya bagi kami 1:18, inipun sangat memuaskan. Jalan dg mesin baterai saja bisa menempuh jarak 2 km. Kabarnya kapasitas batrei bisa di upgrade jadi bisa mencapai 50km. Memang teknologi itu permulaannya mahal, lama2 kalo udah jadi produk massal jadi memurah... ir. Soebeni-Hatta @ Kamis, 15 Mei 2008 | 15:21 WIB Jago jg nich pencipta tuch mobil??Padahal cuma menganti sumber energi doank¿Tp kok gk pake batre trus yach?Bensin bwt ngecharging tu brapa lituer yach? junior_h @ Minggu, 30 Maret 2008 | 07:24 WIB Hebat Juga Produksi Luar Negeri... Memang Ramah Lingkungan,.... Salut Banget, Tapi Lebih Salut lagi Klo Yang Bikin Tu Orang Indonesia, Jadi Selain Ramah Lingkungan, Juga Bisa Rada Irit Ekonomi, Selain Itu Kan Bangga Juga Punya Mobil Hibrida Buatan Lokal Posting komentar anda
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
|