Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mandatory B20 Diperluas ke Kendaraan Pribadi

Kompas.com - 21/07/2018, 10:22 WIB
Ghulam Muhammad Nayazri,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Terus bertekad kurangi impor bahan bakar minyak (BBM) dan menurunkan emisi, pemerintah terapkan program penggunaan bauran minyak sawit dalam solar sebesar 20 persen (Biodiesel 20/B20), kepada seluruh kendaraan bermesin diesel di Indonesia.

Sebelumnya B20 dalam konsumsi solar hanya diwajibkan kepada kendaraan bersubsidi atau public service obligation (PSO) seperti kereta api. Namun nantinya, penggunaan B20 akan diperluas dan wajib pada kendaraan non-PSO termasuk mobil pribadi.

“Nantinya pemerintah akan merevisi Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit, yang hanya mengisyaratkan kewajiban B20 kepada kendaraan PSO,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian dalam siaran resminya, Jumat (20/7/018).

Airlangga menuturkan, pasokan biodiesel nonsubsidi jumlahnya lebih besar, daripada yang bersubsidi. Jumlah biodiesel nonsubsidi saat ini diproyeksi mencapai 16 juta ton.

Baca juga: Truk-Bus Hino Aman Tenggak Solar B20

“Berarti ada penambahan demand biofuel hingga 3,2 juta ton per tahun. Namun, tahapan teknisnya akan dibahas berapa lama ini bisa dicapai,” kata Airlangga.

Indonesia disebut masih bahan baku yang cukup buat produksi biodiesel, yakni CPO (minyak sawit mentah), di mana kapasitas CPO nasional mencapai 38 juta ton pada tahun 2017. Sebanyak 7,21 juta ton di antaranya untuk keperluan ekspor dan kebutuhan pangan nasional sebesar 8,86 juta ton.

Baca juga: Roy Marten Beberkan Kabar Terbaru Kasus Tambang Ilegal, Sebut Pelakunya Sudah Tertangkap

Di tempat lain, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksi, semua kendaraan berbahan bakar solar bakal menggunakan Biodiesel 20 (B20) pada akhir 2018.

Target tersebut optimistis bisa direalisasikan, karena BPPT disebut telah melakukan pengujian terhadap kendaraan yang menggunakan BBM jenis Solar. Hasilnya semua kendaraan tersebut sudah lulus uji dan siap menggunakan B20.

Selain menghemat biaya impor, penggunaan B20 juga memberikan kontribusi mengurangi emisi CO2 sebesar 6-9 juta ton per tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau