Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nasib Daihatsu Hi-Max di Ujung Tanduk

Kompas.com - 18/05/2018, 14:02 WIB
Febri Ardani Saragih,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Nasib pikap mungil Daihatsu, Hi-Max, seakan di ujung tanduk. Kondisinya saat ini, penjualan pikap seharga di bawah Rp 100 juta itu sedang terpuruk dan Astra Daihatsu Motor (ADM) belum tahu mau berbuat apa.

Sejak meluncur penjualan Hi-Max selama 19 bulan (Oktober 2016 – April 2018) mencapai 1.572 unit atau berarti 89 unit per bulan. Angka itu jauh dari target yang pernah ditetapkan, yaitu 200 – 250 unit per bulan.

Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra pasar Hi-Max ciut karena konsumen di Indonesia mau pikap dengan bak besar yang sudah diatasi Daihatsu dengan Gran Max. Hi-Max seperti kehilangan tempat, padahal pikap ini merupakan produk lokal di pabrik Daihatsu di Sunter, Jakarta Utara.

Baca juga: Jualan Daihatsu Hi-Max Masih Melempem

Seakan jadi makin parah, berdiri satu kaki di ujung tanduk, Amelia mengatakan jalur produksi Hi-Max kini digunakan untuk memperbanyak produksi Terios-Rush. ADM lagi dikejar-kejar diler dan konsumen soal inden kedua low SUV itu.

“Jadi sementara kami pakai jalur Hi-Max untuk produksi Terios-Rush,” kata Amelia tanpa menjelaskan lanjut sampai kapan demikian.

Amelia mengaku saat ini belum ada strategi khusus buat “menyelamatkan” Hi-Max yang sedang lunglai dan “disingkirkan”

“Belum ada strategi buat Hi-Max, pasarnya kecil. Kami fokus pada pasar yang besar dulu,” ucap Amelia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau