Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Mau Punya Tim Satelit di MotoGP

Kompas.com - 02/12/2017, 17:02 WIB
Ghulam Muhammad Nayazri

Penulis

Jakarta, KompasOtomotif – Buruknya hasil Suzuki MotoGP 2017 mendorong bos tim Davide Brivio mencoba mencari celah baru demi perbaikan, salah satunya dengan tim satelit. Brivio mengatakan tanpa tim satelit, Suzuki sulit untuk mempercepat pengembangan performa.

Sejak kembali ke arena MotoGP di 2015, Suzuki hanya memiliki dua pebalap untuk tim pabrikan di grid. Ini sangat berbeda jauh dengan merek lainnya seperti Honda, Yamaha dan Ducati.

Brivio mengatakan pada awal tahun ini, kalau beroperasinya tim satelit Suzuki masih belum masuk dalam program, karena dianggap bisa memecah SDM tim yang bekerja. Namun sekarang, dirinya mengakui bahwa performa buruk di 2017 bisa mengubah situasinya.

"Tahun ini kami memang tanpa tim satelit. Jika kami bisa memiliki dua pengendara lagi, Suzuki bisa mendapatkan lebih banyak informasi dan mungkin juga berguna untuk pengembangan,” ujar Brivio mengutip Motorsport.com, Jumat (1/12/2017).

Baca juga : “Postingan” Putri Schumacher Bikin Baper, Ada Apakah?

"Kami ingin ada tim lain yang membantu kami, mendukung kami, dan ini adalah diskusi yang terjadi di dalam pabrikan. Saya harap kami bisa melakukannya, tapi cukup dini untuk kami katakan lebih jauh,” ucap Brivio.

Namun Brivio mengakui kalau melakukan hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya Suzuki belum berpengalaman menangani dua tim.

"Bagi Suzuki itu tentu akan sulit, karena kami belum pernah punya pengalaman menyediakan sepeda motor untuk tim lain. Tapi kami berharap bisa melakukannya satu hari," kata Brivio.

Tidak hanya Suzuki, tim Aprilia ternyata juga menyatakan minatnya untuk membentuk tim satelit. Namun direktur tim pabrikan Italia tersebut Romano Albesiano mengatakan bahwa hal tersebut bukan prioritas.

"Aprilia tentu saja terbuka untuk memasok tim satelit di masa depan. Namun itu bukan prioritas, saat ini prioritasnya adalah pengembangan teknis. Ada hal positif dan negatif soal tim satelit ini, di mana memang ada kesempatan untuk mendapatkan beragam hasil dengan banyak pengendara, tapi juga semakin rumit pengorganisasian suku cadang," kata Albesiano.

Sementara KTM rumornya bakal mengoperasikan tim satelit pada 2019, yang memungkinkan bintang Moto2 Miguel Oliveira untuk bisa menjadi pebalapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Perang Dagang AS: Indonesia Masih Berhitung, China Membalas, Australia Protes
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau