Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/05/2023, 11:22 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Angka penjualan motor listrik dalam negeri masih jauh lebih rendah dibandingkan motor konvensional. Harus ada strategi jitu untuk meningkatkan penetrasi motor listrik.

Direktur Marketing WIMA (produsen Gesits) Doddy Setiawan mengatakan, harga yang ditawarkan saat ini menjadi pertimbangan utama konsumen untuk beralih ke motor listrik.

“Pertumbuhan pasar motor listrik di Indonesia, khususnya roda dua itu dipengaruhi oleh beberapa faktor,” ujar Doddy di Jakarta (18/5/2023).

Baca juga: Subsidi Kendaraan Listrik Dievaluasi, Mau Dibikin Lebih Simpel

PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) kembali memperkenalkan produk terbaru dari GESITS di pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023, pada hari Kamis (18/05).KOMPAS.com/DIO DANANJAYA PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) kembali memperkenalkan produk terbaru dari GESITS di pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023, pada hari Kamis (18/05).

“Seperti produk yang ditawarkan, harga, dukungan infrastruktur untuk pengisian daya, serta jaminan purnajual,” kata dia.

Ketika ditanya soal penerimaan motor listrik subsidi, Doddy enggak mengungkap lebih detail. Meski begitu, tren permintaan motor listrik diklaim terus mengalami peningkatan.

Gesits menyatakan bahwa sudah ada ribuan unit motor listrik yang terpesan sejak meluncur sekitar 2019.

“Populasi Gesits sampai saat ini sudah di angka 6.000-an unit,” ucap Doddy.

Baca juga: Selis E-Max Long Range, Jarak Tempuh Sejauh 230 Km

Sementara itu, Direktur Utama WIMA Bernardi Djumiril mengatakan, pameran PEVS diharapkan dapat membantu sosialisasi penggunaan motor listrik.

Kemudian, juga memberikan edukasi kepada masyarakat seputar kendaraan listrik, serta dapat menjadikan sektor otomotif ikut andil dan mengurangi penggunaan emisi karbon.

“Kami berharap, dengan adanya pameran khusus kendaraan listrik ini menjadi momentum yang baik untuk terus memperkenalkan karya inovasi anak bangsa,” ujar Bernardi.

“Sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk mendorong mindset dan perilaku berkendara ramah lingkungan.” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com