Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/05/2023, 07:12 WIB
Daafa Alhaqqy Muhammad,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

Kru petugas segera melakukan demonstrasi pemadaman. Awalnya digunakan APAR berjenis powder alias bubuk, namun hal itu tidak menimbulkan efek dan api justru semakin membesar.

Setelah APAR powder gagal memadamkan api, digunakanlah APAR khusus EV AF31 hasil produksi FAST. Hanya dalam waktu singkat, api langsung padam dan tidak menyala kembali.

Baca juga: Merek Seres Resmi Diperkenalkan, Siap Jualan Mobil Listrik Mungil E1

Randall Hart, Pakar Formulasi Kimia FAST menjelaskan, api langsung padam karena APAR AF31 mengandung senyawa kimia khusus bernama potassium.

“Kebakaran baterai lithium ion adalah reaksi kimia, dan senyawa potassium dalam AF31 memadamkan dengan cara memecah reaksi tersebut. Selain memadamkan, risiko re-ignite (api menyala kembali) bisa dihilangkan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com