Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2023, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai motor harus paham yang namanya jaga jarak aman. Artinya, pengendara harus bisa memberi sedikit ruang kosong antara dia dan kendaraan yang ada di depannya.

Sayangnya, masih sering ditemukan pengendara yang tidak menjaga jarak aman, alias mepet dengan kendaraan di depannya. Padahal, kalau dilakukan, pengendara tadi bisa alami kecelakaan yang akhirnya merugikan diri sendiri.

Mengenai jaga jarak aman, M. Arief, Trainer Yamaha Riding Academy, mengatakan, ada empat hal yang jadi manfaat ketika pengendara memberi jarak yang cukup aman dengan kendaraan di depannya.

Baca juga: Bukan Cuma Trek Lurus, Quartararo Sebut Motor Yamaha Kalah di Tikungan

Ilustrasi touring kendaraan motor besarZulfana K. Rijal Ilustrasi touring kendaraan motor besar

"Pertama, kita menjaga pandangan tetap luas ke depan. Kita bisa melihat kondisi yang ada di depan kendaraan tersebut," ucap Arief kepada Kompas.com, Rabu (11/1/2023).

Jika tidak ada jarak aman, maka pengendara tidak bisa lihat ke arah depan dengan leluasa, terhalang kendaraan. Jika tahu kondisi di depan seperti apa, pengendara bisa menyiapkan manuver yang mau dilakukan.

"Kedua, dengan jaga jarak aman, kita bisa menghindari pengereman mendadak. Kendaraan di depan rem mendadak, kita masih punya jarak, jadi kita ngeremnya masih bisa halus," ucap Arief.

Baca juga: Auto2000 Tebar Diskon, Lego Produk Toyota VIN 2022


Mengerem dengan halus artinya bisa menjaga keseimbangan motor. Mengingat kalau mendadak, roda depan atau belakang bisa selip yang akhirnya jadi menabrak kendaraan di depan atau terjatuh.

"Ketiga, dengan jarak yang cukup kita mudah bermanuver, belok kanan, kiri, kita mudah. Saat kendaraan di depan rem mendadak, kita bisa pindah ke jalur kanan atau kiri," ucapnya.

Terakhir, menjaga jarak aman ini bisa memberi rasa nyaman pada pengemudi yang ada di depan. Pengemudi kendaraan yang ada di depan jadi tidak risih karena jaraknya terlalu mepet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.