Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Salah Injak Pedal, Mobil Matik Terperosok ke Selokan

Kompas.com - 10/01/2023, 06:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudikan mobil bertransmisi matik atau otomatis memang praktis. Sebab, memudahkan pengendaranya dengan hanya menginjak pedal rem dan gas. Namun, ternyata kemudahan tersebut bisa berujung celaka.

Seperti contoh kasus yang menimpa pengemudi mobil matik Honda berwarna hitam di kawasan Jakarta Selatan. Dalam rekaman yang diunggah oleh akun Tiktok bernama @ji3.82, (6/1/2023), memperlihatkan mobil Honda yang masuk ke dalam selokan lantaran sang pengemudi salah menginjak pedal gas.

“Kejadian tadi pagi depan rumah, penghuni kost mau keluar. Salah injak gas, alhasil masuk got. Alhamdulillah masih selamat,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca juga: Pengendara Moge Pakai SIM Khusus, Motor Apa Saja yang Disebut Moge?

Kejadian pengemudi salah injak gas memang bukan yang pertama kali terjadi, bahkan tak sedikit yang menyebabkan celaka hingga menimbulkan korban jiwa.

Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, salah injak pedal gas menjadi kesalahan yang banyak dilakukan pengemudi mobil matik. Tak hanya pengemudi pemula yang baru belajar nyetir, pengemudi berpengalaman pun tetap berisiko melakukan salah injak pedal.

@ji3.82

kejadian td pg dpn rmh penghuni kost mau keluar...salah ingek gas alhasil masuk got..alhamdulillah msh slmat...

? suara asli - Ji3.82????

“Bisa juga memang green driver (pemula) yang kadang salah menempatkan kaki antara pedal rem dan gas, sehingga bisa saja panik dan malah menginjak lebih dalam,” ujar Marcell.

Meski begitu, Marcell melanjutkan, tak menutup kemungkinan seorang yang sudah berpengalaman bisa melakukan kesalahan injak pedal gas. Umumnya, hal tersebut bisa terjadi karena faktor kelelahan.

“Seorang pengemudi bisa saja salah menginjak pedal, mungkin karena fatigue atau kelelahan sehingga melakukan tindakan yang tidak direncanakan,” kata dia.

Selain itu, ada satu faktor lagi yang menyebabkan seseorang bisa salah menginjak pedal. Faktor ini terkait dengan aspek medis seseorang, istilahnya uncoordinated movement atau gerakan tubuh yang tidak terkoordinasi.

“Saran saya jangan mengemudi saat kondisi mengantuk atau lelah. Usahakan istirahat dan segarkan diri kembali dengan power nap sebelum melanjutkan perjalanan,” ucap Marcell.

Baca juga: Daftar Merek Helm Pebalap MotoGP 2023, Masih Ada KYT

Adapun bagi pengemudi pemula, disarankan agar berlatih mengemudi dengan tenang dan menghindari sikap panik. Pastikan latihan dengan instruktur yang kompeten atau lembaga pelatihan yang legal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.