Kompas.com - 19/11/2022, 14:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada musim 2022 Honda mengalami keterpurukan di MotoGP. Hal ini menyusul kehilangan sosok Marc Marquez yang menjadi kunci keberhasilannya.

Seperti diketahui The Baby Alien mengalami cedera sehingga diharuskan operasi sampai empat kali. Hal ini membuat Honda bergantung pada tiga rider lainnya, yakni Pol Espargaro, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami.

Namun sayangnya, ketiga rider itu pun tak bisa memberikan hasil manis untuk Honda. Bahkan meski sudah absen di enam di beberapa seri, koleksi poin Marquez masih lebih tinggi dibanding tiga rider Honda lainnya.

Baca juga: Aprilia RS660 Edisi Balap Meluncur dengan Bobot Hanya 166 Kg

Melihat kondisi ini, pengamat MotoGP Juan Martinez menyarankan Repsol Honda untuk berhenti menggunakan Marc Marquez sebagai referensi. Menurutnya, ketergantungan Honda pada Marc Marquez bisa dikurangi dengan mulai melakukan ubahan pada manajemen tim.

Pebalap tim Repsol Honda Spanyol Marc Marquez melakukan sesi latihan untuk balapan MotoGP Mandalika di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (18/3/2022).AFP/SONNY TUMBELAKA Pebalap tim Repsol Honda Spanyol Marc Marquez melakukan sesi latihan untuk balapan MotoGP Mandalika di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (18/3/2022).

“Dari sudut pandang saya, penting bahwa manajemen Honda berbeda. Jika mereka terus bekerja dengan Marc sebagai referensi, tanpa ada yang melanggar status quo itu, Marquez akan terus mengatur nada,” ucap pria yang juga merupakan mantan kepala mekanik Sete Gibernau, dikutip dari Motosan, Sabtu (19/11/2022).

Ia melanjutkan, Honda juga harus bekerja keras dan menemukan sosok pengganti yang lebih kuat dari Marc Marquez.

Baca juga: Rencana Mobil Listrik Murah Tesla, Elon Musk Sebut Masuk Akal

"Honda harus terus bekerja dan mereka harus mencoba memberikan solusi baru karena jalan masih panjang, dan kemudian kita lihat apa yang terjadi,” kata dia.

“Entah bagaimana Marc yang meminta bantuan dan beberapa percaya bahwa menekankan apa yang dia minta akan membantu mengembangkan merek, namun perlu dilihat apakah ada seseorang di Honda yang benar-benar ingin , kemampuan dan kekuatan untuk mengubah banyak hal,” lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.