Kompas.com - 19/11/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan bahwa kecelakaan di jalan tol banyak melibatkan mobil angkutan barang. Oleh sebab itu, perusahaan memberikan pelatihan safety driving bagi pengemudi angkutan barang dan angkutan penumpang massal.

Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita, mengatakan, target peserta pelatihan berfokus pada pengemudi kendaraan non golongan 1 atau kendaraan angkutan barang serta kendaraan golongan 1 untuk bus besar.

“Hal ini selaras dengan data kecelakaan di Jalan Tol Jasa Marga Group selama tahun 2022 hingga Oktober ini, yang mencatat sekitar 36 persen dari total kecelakaan melibatkan kendaraan non golongan 1,” ujar Atika, dalam keterangan resmi (18/11/2022).

Baca juga: Ciri-ciri Oli Mesin Palsu, Bisa Dilihat dari Kemasan dan Karakternya

Petugas dari Korlantas Mabes Polri melakukan pemeriksaan di lokasi kecelakaan yang dialami Bus Ardiansyah, di jalan Tol Surabaya - Mojokerto, Selasa (17/5/2022). Kecelakaan Bus Ardiansyah, Senin (16/5/2022) pagi, menyebabkan 14 penumpang meninggal dunia dan 19 lainnya terluka.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Petugas dari Korlantas Mabes Polri melakukan pemeriksaan di lokasi kecelakaan yang dialami Bus Ardiansyah, di jalan Tol Surabaya - Mojokerto, Selasa (17/5/2022). Kecelakaan Bus Ardiansyah, Senin (16/5/2022) pagi, menyebabkan 14 penumpang meninggal dunia dan 19 lainnya terluka.

“Dengan faktor penyebab sebesar 85 persen berasal dari faktor pengemudi seperti kurang antisipasi, tidak tertib, mengantuk dan lengah. Hal ini harus menjadi perhatian bersama, mengingat persentase kendaraan non golongan 1 adalah sebesar 14 persen dari total volume lalu lintas di jalan tol,” kata dia.

Sementara itu, CEO Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) Bintarto Agung, mengatakan, dalam pelatihan bertajuk Road Safety Rangers (RSR) 2022, pihaknya menyampaikan materi-materi tentang keselamatan berkendara.

Seperti dasar-dasar berkendara, kemudian kemampuan pengetahuan mengemudi, serta pengetahuan dasar tentang kendaraan.

Baca juga: 10 Mobil Terlaris Oktober 2022, Brio Memimpin Stargazer Melambat

Yang lebih penting lagi adalah perubahan perilaku menjadi seorang pengemudi yang beretika, perilaku yang baik dan memiliki antisipasi yang bagus.

"Pengemudi harus selalu memperhatikan aturan dan peraturan yang berlaku di Indonesia,” ucap Bintarto, pada kesempatan yang sama.

“Kita mengacu kepada Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 serta peraturan pemerintah lainnya yang berlaku sebagai dasar untuk melaksanakan keselamatan berkendara di Indonesia," ujar dia.

Baca juga: Apakah Benar Mobil Manual Lebih Irit dari Matik?

Kompetisi safety driving yang diselenggarakan Hino bagi para sopir truk.dok. HMSI Kompetisi safety driving yang diselenggarakan Hino bagi para sopir truk.

Sebagai informasi, pada 15 dan 16 November 2022, Jasa Marga menggelar pelatihan dengan tema “Safety Driving In Toll Road With Heavy Vehicle”.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.