Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belajar Teknik Eco Driving pada Mobil Transmisi Manual

Kompas.com - 18/11/2022, 16:31 WIB

SEMARANG,KOMPAS.com - Mobil manual masih menjadi pilihan utama bagi sebagian orang karena dianggap memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih baik. 

Hal tersebut bisa dimaksimalkan lagi jika menerapkan teknik eco driving yang tepat. Kuncinya adalah menyeimbangkan ritme putaran mesin dan posisi gigi transmisi. 

Lantas caranya bagaimana? 

Kepala Bengkel Honda Kusuma Siliwangi Semarang Teguh Dwi Harianto menjelaskan,  perhitungan posisi gigi transmisi manual dan injakan pedal gas yang sesuai torsi maksimum, pengaruhnya besar untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. 

"Gaya mengemudi eco driving patokannya berdasarkan putaran mesin yang stabil, mobil-mobil mesin bensin bisa dapat torsi maksimum pada 2.50 -3.000 rpm. Sementara untuk diesel torsi sudah diraih sejak 1.500-2.000 rpm, tinggal menyesuaikan kecepatan dan posisi gigi yang tepat," ucap Teguh kepada Kompas.com, Jumat (18/11/2022). 

Baca juga: Efek Buruk Mesin Motor Menggunakan Oli Palsu

Ritme injakan pedal gas pun ada aturannya, agar tingkat efisiensi jadi makin baik bisa dilakukan teknik pulse and glide. Mobil seperti dibiarkan meluncur sendiri dan injakan pedal gas baru ditambah sesuai kebutuhan jika kecepatan mulai berkurang. 

Speedometer All New Subaru Forester S-EyeSightKompas.com/Donny Speedometer All New Subaru Forester S-EyeSight

Teknik tersebut menyempurnakan gaya mengemudi eco driving, hasilnya konsumsi BBM benar-benar dimaksimalkan sebaik mungkin. 

"Eco driving mengutamakan penggunaan rpm rendah agar mesin bisa menyesuaikan secara mudah. Selanjutnya, jika di kombinasikan dengan teknik pulse and glide pola penggunaan bahan bakar bisa lebih terkontrol," kata dia. 

Khusus medan tanjakan, ada trik yang harus diperhatikan, Teguh menyebut, kunci tetap mempertahankan tingkat penggunaan bahan bakar adalah menyiapkan momentum sejak radius tertentu. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Perawatan Mobil Manual Lebih Mudah?

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi jika sampai mobil kehilangan tenaga di tengah-tengah tanjakan. 

"Sangat berbahaya jika menggunakan rasio gigi yang tidak tepat, mobil bisa mundur menabrak kendaraan lainnya. Penggunaan gigi transmisi terlalu tinggi membuat mesin kehilangan tenaga, jadi merusak rasio perhitungan efisiensi BBM yang dijaga konstan," kata dia. 

Tanjakan ekstrem dilibas dengan mudah pakai Kijang Innova DieselKompasOtomotif Tanjakan ekstrem dilibas dengan mudah pakai Kijang Innova Diesel

Sementara itu, untuk turunan panjang teknik engine brake sangat membantu menjaga keseimbangan menahan laju kendaraan. Bahkaan jika tekniknya benar bisa mempengaruhi efisiensi bahan bakar jadi lebih baik. 

"Selain mencegah risiko rem blong, engine brake yang sesuai aturan bisa membantu meningkatkan menjaga keseimbangan penggunaan bahan bakar. Mobil seperti tertahan sendirinya oleh tenaga mesin, tinggal diimbangi pengereman yang sesuai," ucapnya. 

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menambahkan, konsumsi bahan bakar bisa dijaga seminimal mungkin jika memperhatikan jarak aman pengereman. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Perawatan Mobil Manual Lebih Mudah?

Tuas transmisi manualKompas.com/Erwin Setiawan Tuas transmisi manual

"Rumusnya, kendaraan harus mempunyai jarak aman sekitar 30 meter atau 15 detik. Selain keselamatan dan keamanan berkendara, aerodinamika kendaraan cenderung lebih baik, laju mobil melewati hambatan angin dari depan terbantu posisi kendaraan yang melaju di depan, jadi seperti tidak ada hambatan," ujar Jusri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.