Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2022, 17:21 WIB

SEMARANG,KOMPAS.com - Musim hujan membuat pengendara harus lebih ekstra hati-hati selama berkativitas. Hal itu karena jalan yang licin dan banyaknya genangan yang gampang ditemukan. 

Selain berisiko menyebabkan kecelakaan, beberapa komponen kendaraan juga lebih rawan mengalami kerusakan. 

Salah satunya adalah ban. Komponen tersebut jadi komponen yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan. 

Masalah yang kerap jadi keluhan pemilik kendaraan, banyak kasus ban mobil atau motor benjol tiba-tiba. 

Tentu hal tersebut jadi pertanyaan karena ban benjol justru sering terjadi saat musim hujan. 

Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi? 

Aan Nugroho Product Development Manager Otobox Supermarket Ban Indonesia mengatakan, kunci perawatan ban kendaraan yang jadi menu wajib adalah cek tekanan udara rutin. 

"Tekanan udara ban minimal seminggu sekali wajib di cek. Selain risiko keausan dini, jika tekanan ban berkurang sangat berbahaya," kata Aan kepada Kompas.com, Minggu (13/11/2022). 

Baca juga: Bukan Swap Baterai, Ini Salah Satu Penghambat Pemakaian Motor Listrik

Banyak kasus kerusakan ban disebabkan karena tekanan udara di bawah standar. Ban kurang tekanan udara gampang menyebabkan struktur karet kompon jadi getas. 

Salah satu layanan pengisian Nitrogen gratis yang diberikan kepada pengendara yang meninggalkan Jakarta selama periode Natal dan Tahun Baru, Minggu (26/12/2021). Dokumentasi Humas Jasa Marga Salah satu layanan pengisian Nitrogen gratis yang diberikan kepada pengendara yang meninggalkan Jakarta selama periode Natal dan Tahun Baru, Minggu (26/12/2021).

Elastisitas karet ban yang berubah tersebut memudahkan bagian luar yang bergesekan dengan permukaan jalan rusak. 

"Beberapa kasus dinding samping ban benjol karena kurang tekanan udara. Hal itu biasanya karena ban membentur trotoar atau menghajar lubang kecepatan tinggi," ujarnya. 

Ban yang kurang tekanan udara juga gampang sekali bocor halus, hal itu kata Aan, juga bisa karena faktor cuaca seperti musim hujan. 

Baca juga: Denso Service Station Buka di Jakarta Timur

Udara dingin menurutnya, mempercepat tekanan angin ban yang dingin menyusup dari celah ban dan pelek. 

"Sifat udara kan bisa mengisi ruang kosong. Saat suhu berubah di dalam ban, bisa memuai dan menyusut," kata Aan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.