Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada 17,5 Juta Mobil Penghasil Karbon Dioksida di Indonesia

Kompas.com - 13/10/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berusaha mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai atau KBLBB di Tanah Air. Kendaraan listrik dapat mengurangi polusi udara akibat emisi karbon yang dihasilkan mesin bensin.

Seperti diketahui, era mobil dan sepeda motor listrik mulai terang setelah adanya Perpres No.55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Tak cuma mobil dan motor listrik baru, pemerintah juga turut membuat regulasi soal konversi kendaraan berbahan bakar minyak jadi listrik. Diharapkan dengan konversi dapat mempercepat tren kendaraan listrik di Indonesia.

Baca juga: Takaaki Nakagami Masih Absen di MotoGP Australia 2022

Toyota Prius PHEVkompas.com Toyota Prius PHEV

Aturan soal konversi termaktub di Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 65 Tahun 2020 bagi roda dua, dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 15 tahun 2022 untuk roda empat atau lebih.

Dikutip dari data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam bahan seminar nasional, bertajuk 100 tahun industri otomotif Indonesia, Teknologi Energi Terbarukan untuk Transisi Menuju Net-Zero Emission dan Tantangannya, CO2 yang dihasilkan mesin bakar sangat besar.

Berdasarkan proyeksi internal Kemenperin, jumlah kendaraan roda empat yang beredar pada 2020 sebanyak 17,5 juta unit menghasilkan emisi 59,3 juta ton CO2. Pada 2030, jumlah itu bertambah jadi 25,8 juta unit mobil dan menghasilkan emisi 92,2 juta ton CO2

Baca juga: Usai Bungkam, Quartararo Mengaku Siap Balapan di MotoGP Australia

Wuling Air ev di Acara Air ev Green Mobility ExperienceDOK. WULING Wuling Air ev di Acara Air ev Green Mobility Experience

Sedangkan untuk roda dua atau sepeda motor lebih kecil. Saat ini jumlah motor yang beredar pada 2020 sebanyak 100,5 juta unit menghasilkan emisi 36 juta ton CO2. Pada 2030 bakal ada 158,42 juta unit motor dan menghasilkan emisi 55 juta ton CO2.

Data Kemenperin menyebutkan bahwa pada 2021 ada 3.205 unit mobil elektrifikasi yang terjual di Indonesia. Kendaraan listrik tersebut mencakup mobil hybrid, PHEV, dan BEV.

Perbandingannya, dari 3.205 unit mobil elektrifikasi tersebut tercatat penjualan terbesar ialah mobil hybrid 2.427 unit, kemudian 46 unit mobil PHEV, dan 687 unit merupakan mobil listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.