Kompas.com - 07/10/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada beberapa kejadian di mana pemilik kendaraan mendapat surat tilang salah sasaran, di mana pemilik kendaraan tidak melanggar peraturan lalu lintas atau mendapat surat tilang di mana kendaraan yang tertera bukan miliknya.

Kesalahan ini bisa terjadi karena beberapa faktor, misalnya kesalahan petugas saat menganalisa atau mengidentifikasi data pelanggar, seperti pelat nomor, jenis kendaraan, jenis pelanggaran, dan seterusnya.

Baca juga: Operasi Zebra 2022, Begini Cara Cek Kendaraan yang Kena ETLE

Jika salah sasaran tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), pemilik kendaraan tetap perlu melakukan konfirmasi ke pihak kepolisian agar STNK yang bersangkutan tidak diblokir.

Konfirmasi tersebut bisa dilakukan melalui laman resmi ETLE atau dengan mendatangi langsung Posko Penegakkan Hukum ETLE.

Melalui laman resmi ETLE, pemilik kendaraan masuk ke website ETLE sesuai dengan lokasi kejadian pelanggaran. 

Ilustrasi sistem tilang elektronik mobile, Senin (13/6/2022). Polres Sumenep Ilustrasi sistem tilang elektronik mobile, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Jelang WorldSBK Indonesia, Kerb Sirkuit Mandalika Makin Mirip Misano

Setelah mengunjungi laman tersebut, masukkan kode referensi yang tertera di surat konfirmasi tilang elektronik. Geser sampai ke bagian bawah, pada bagian pertanyaan "Apakah benar kendaraan ini milik atau dikemudikan oleh saudara?"

Pilih "Bukan kendaraan saya," karena dalam hal ini, surat tilang yang diterima oleh pemilik kendaraan tidak sesuai dengan pelanggaran atau kendaraan yang tertera pada surat tilang. Status kendaraan adalah tidak pernah dimiliki.

Pemilik kendaraan juga perlu mencantumkan ciri pembeda kendaraan yang tertera melanggar dengan kendaraan yang dimiliki. Unggah foto KTP, foto diri beserta KTP, serta foto kendaraan sebagai bukti bahwa kendaraan yang melanggar bukanlah kepunyaan si penerima surat tilang.

Terpenting adalah tetap melakukan konfirmasi jika mendapatkan surat tilang. Mengabaikan surat tilang dan tidak melakukan konfirmasi membuat pelanggaran tersebut kemudian dianggap benar, sehingga STNK kendaraan akan diblokir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.