Kompas.com - 23/09/2022, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden pada MotoGP Aragon menghasilkan cedera ringan bagi Fabio Quartararo. Meski demikian, dia yakin luka tersebut tidak akan memberikan masalah besar saat berada di atas motor.

Kecelakaan pada MotoGP Aragon membuat Quartararo terpental dari motornya hingga tersungkur di aspal. Bagian dadanya pun mengalami lecet-lecet karena ritsleting baju balapnya sampai terbuka.

Baca juga: Ritsleting Quartararo Terbuka Saat GP Aragon, Begini Kata Alpinestars

Quartararo mengatakan, dirinya baik-baik saja saat ini. Dia juga sudah melakukan latihan dan tidak ada masalah apa pun pada cederanya.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Austria 2022. Terkini, Fabio Quartararo gagal finis di MotoGP Aragon 2022 karena terjatuh usai bertabrakan dengan Marc Marquez (Foto oleh VLADIMIR SIMICEK / AFP)AFP/VLADIMIR SIMICEK Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Austria 2022. Terkini, Fabio Quartararo gagal finis di MotoGP Aragon 2022 karena terjatuh usai bertabrakan dengan Marc Marquez (Foto oleh VLADIMIR SIMICEK / AFP)

"Hanya lecet-lecet, sakit sedikit, tapi saya rasa di atas motor tidak akan menjadi masalah yang besar," ujar Quartararo, dikutip dari Crash.net, Kamis (22/9/2022).

"Tentunya, ini akan terasa terbakar di sesi pertama. Tapi, saya rasa tidak akan masalah saat mengendarai motor," kata Quartararo.

Baca juga: Pasca-kecelakaan, Quartararo Akui Berat Jalani MotoGP Jepang

Soal performanya, Quartararo cukup optimistis dengan mengatakan dirinya sekarang bisa kencang di setiap trek. Namun, dia tetap mengakui ada beberapa kondisi yang membuatnya sulit untuk menyalip. Khusus untuk di Sirkuit Motegi, Quartararo juga sangat percaya diri.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Inggris 2022. Terkini, Fabio Quartararo berhasil menjadi pebalap tercepat pada FP1 MotoGP San Marino 2022, Jumat (2/9/2022) sore WIB. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Inggris 2022. Terkini, Fabio Quartararo berhasil menjadi pebalap tercepat pada FP1 MotoGP San Marino 2022, Jumat (2/9/2022) sore WIB. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)

"Saya pernah super kuat di sini dan saya tidak sabar menantikan untuk kembali, karena saya memiliki banyak memori bagus di sini," ujarnya.

Terakhir MotoGP digelar di Sirkuit Motegi pada 2019. Menurut Quartararo, tingkat cengkraman ban saat itu sangat baik. Sehingga, dia tidak khawatir jika harus balapan dalam kondisi trek basah.

"Semakin bagus tingkat cengkraman di trek, maka semakin baik bagi kami dan Mandalika super bagus. Jadi, saya rasa tidak ada alasan untuk takut dengan wet race. Saya lebih menikmati balapan di trek kering, tapi tidak masalah juga jika hujan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.