Apa Benar EGR yang Mampet Bisa Bikin Mesin Mati Mendadak?

Kompas.com - 19/09/2022, 11:22 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Teknologi mesin diesel common rail mewajibkan penggunaan Solar kualitas bagus. Minimal dengan cetane number (CN) 51 agar kompresi terjaga. 

Pasalnya, penggunaan BBM kualitas rendah dengan kandungan sulfur tinggi bisa memberikan dampak negatif. Salah satu komponen yang paling terdampak adalah exhaust gas recirculation (EGR) jadi buntu. 

Akibat adanya sisa kerak karbon dan jelaga yang menumpuk di saluran jalur pembuangan udara, berimbas pada tarikan mesin yang loyo.

Mesin terasa lebih boros, dan kadar emisi gas buang meningkat. Bahkan bisa mati mendadak, terutama jika langsung melakukan akselerasi mendadak.

Lantas apakah benar demikian? 

Baca juga: Begini Tanda EGR Innova Diesel Bermasalah

Menurut Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto, mesin mobil bisa mati mendadak sebab pasokan Solar tidak naik dan tak ada sirkulasi udara masuk ke intake manifold. 

EGR Innova Diesel Dicky Aditya Wijaya EGR Innova Diesel

"Katup EGR ini akan menutup dan terbuka otomatis mengontrol gas buang dan udara masuk. Jika sampai mesin mati mendadak itu karena ada sumbatan pada jalur bahan bakar, bisa filter BBM atau injektor," ucap Bambang dihubungi Kompas.com, Minggu (18/9/2022). 

Mekanisme kerja katup EGR , kata dia, berbeda dengan konfigurasi sistem pembakaran mesin. Tugasnya, hanya sebagai kontrol dan sensor pada mesin. 

"Konfigurasi EGR baru akan bekerja ketika suhu kerja mesin meningkat. Jadi, buka tutup katup setelah kecepatan tertentu. Menunggu perintah ECU," kata dia. 

Katup dan pipa EGR yang tersumbat kotoran, tekanan udara intake manifold jadi kecil. Dengan minim dorongan, mesin berat saat diajak akselerasi mendadak. 

Baca juga: Begini Tanda EGR Innova Diesel Bermasalah

"Langsung kaget, mesin tidak bisa mengeluarkan tenaga seperti biasa. Walau throttle gas di injak penuh, tenaga nahan," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana menjelaskan, sensor katup EGR yang kotor tidak akan bekerja dalam kondisi mesin dingin. 

Mekanik bengkel resmi Toyota melakukan perawatan berkala. Sesuai jadwal perawatan rekomendasi pabrikan Toyota, pemilik kendaraan wajib mengikuti prosedur servis 6 bulan. Dicky Aditya Wijaya Mekanik bengkel resmi Toyota melakukan perawatan berkala. Sesuai jadwal perawatan rekomendasi pabrikan Toyota, pemilik kendaraan wajib mengikuti prosedur servis 6 bulan.

Otomatis mesin sulit untuk distarter. Vakum atau kontrol elektrik tidak berfungsi, katup EGR jadi error. 

"Katup EGR bisa terbuka atau tertutup jika suhu temperatur mesin ideal. Sensor yang tertutup kotoran, tidak bisa membaca suhu kerja mesin," ucap Andika. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.