AISI Jawab Stigma Penguasa Pasar Enggan Produksi Motor Listrik

Kompas.com - 19/09/2022, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Tren sepeda motor listrik tengah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya dipicu kenaikan harga BBM.

Meski begitu, penjualan motor listrik masih didominasi merek baru, bukan merek-merek besar yang sudah lama masuk pasar Indonesia.

Hari Budianto, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), menjawab anggapan mengapa para merek penguasa pasar asal Jepag enggan mau produksi motor listrik.

Baca juga: Klasemen MotoGP Usai GP Aragon, Bagnaia Makin Ancam Quartararo

Ilustrasi Honda PCX ElectricDok. AHM Ilustrasi Honda PCX Electric

“Kita semuanya care terhadap kendaraan listrik, kenapa? Karena memang arahnya ke sana,” ujar Hari, dalam konferensi virtual (15/9/2022).

Ia mengklaim sudah ada total 43 merek motor listrik yang memasuki pasar roda dua di Indonesia, termasuk di dalamnya anggota AISI.

Hal ini terpantau berdasarkan informasi Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor (SRUT) yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Asap Bakaran Lahan Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan

Menurutnya, anggota AISI yang sudah meluncurkan motor listrik sudah ada Honda, Yamaha dan TVS. Sementara Kawasaki dan Suzuki memang belum.

“Kalau yang lain merek-merek baru itu kan ada dari 43 total itu. Jadi memproduksi itu gampang, menjual tidak gampang,” kata Hari.

“Kenapa banyak pemain baru? Karena mereka sebagai pemain baru, ya masa nunggu, jadi masuk lebih dulu. Itu hukum alam saja,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.