Abai Uji Emisi Kendaraan, Ada Sanksi Tarif Parkir Tertinggi

Kompas.com - 14/09/2022, 06:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji emisi kendaraan bermotor menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan pemilik kendaraan bermotor, dengan usia pakai lebih dari tiga tahun.

Ketentuan ini dilakukan untuk membantu mengurangi polusi di DKI Jakarta. Catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat bahwa 75 persen polusi udaha di Ibu Kota berasa dari emisi kendaraan bermotor roda dua dan roda empat.

Ada sejumlah sanksi yang bisa dikenakan kepada pelanggar, salah satunya adalah disinsentif berupa pembayaran tarif parkir tertinggi.

Baca juga: Pakai Rumus 3 Detik untuk Hindari Tabrakan Beruntun di Jalan Tol

Sanksi ini mengacu kepada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Bab V Pasal 17:

"Setiap pemilik Kendaraan Bermotor yang tidak melakukan uji emisi gas buang dan/atau tidak memenuhi ketentuan lulus uji emisi gas buang dikenakan disinsentif berupa pembayaran parkir tertinggi mengacu pada Peraturan Gubernur mengenai tarif layanan parkir di ruang milik jalan dan/ atau luar ruang milik jalan."

Dikutip dari laman Instagram Dishub DKI Jakarta, tarif parkirnya adalah Rp. 4.000/jam pertama dan Rp. 3.000/jam berikutnya. Sedangkan untuk kendaraan yang belum dan/atau tidak lulus uji emisi dikenakan tarif parkir tertinggi yaitu Rp. 7.500/jam pertama dan tiap jam berikutnya.

Antrean kendaraan untuk uji emisi kendaraan di Depok, Selasa (16/11/2021). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memberikan layanan uji emisi kendaraan roda empat secara gratis selama tiga hari ke depan.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Antrean kendaraan untuk uji emisi kendaraan di Depok, Selasa (16/11/2021). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok memberikan layanan uji emisi kendaraan roda empat secara gratis selama tiga hari ke depan.

Penerapan disinsentif tarif parkir ini sebelumnya sudah diberlakukan sejak 1 Maret 2021 yang lalu, dengan lokasi pertama yaitu Pelataran Prkir IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat.

Baca juga: Mengenal Lebih Detail Motor Listrik Gesit G1

Saat ini disinsentif tarif parkir telah dilaksanakan di 7 lokasi milik Pemerintah Daerah, khusus roda empat. Belum dilakukan uji coba terhadap kendaraan roda dua. Berikut ini lokasinya:

a. Pelataran Parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat
b. Pelataran Parkir Blok M, Jakarta Selatan
c. Lingkungan Parkir Pasar Mayestik, Jakarta Selatan
d. Pelataran Parkir Samsat Jakarta Barat
e. Park and Ride Kalideres Jakarta Barat
f. Gedung Parkir Istana Pasar Baru, Jakarta Pusat
g. Plaza Interkon Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.