Kompas.com - 11/09/2022, 14:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri otomotif nasional berhasil cetak surplus neraca dagang sebesar 661,2 juta dollar Amerika Serikat (AS) selama periode Januari-Juli 2022. Hal tersebut berkait nilai ekspor yang melonjak sampai 18 persen dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait ekspor HS 87 Kendaraan Bermotor dan Bagiannya mencakup produk ekspor roda dua, roda empat atau lebih secara utuh maupun terurai, beserta komponennya.

Secara nilai total nilai ekspor itu mencapai 5,88 miliar dolar AS. Realisasi ekspor itu tumbuh 18 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 4,96 miliar dollar AS. Sayangnya, dalam saat bersamaan pertumbuhan nilai impor melonjak tajam.

Baca juga: Antisipasi Mobil Tergenang, Ini Tempat Parkir yang Ideal Kala Hujan

Suasana ekspor mobil dari Pelabuhan Patimbandok.ADM Suasana ekspor mobil dari Pelabuhan Patimban

Dari data yang sama, seperti dilansir Gaikindo, nilai impor HS 87 mencapai 5,22 miliar dollar AS. Kinerja itu melesat 48,25 persen dibandingkan 3,52 miliar dollar AS pada periode sama tahun 2021 yang lalu.

Karena itu, meski telah surplus perdagangan otomotif hingga Juli tahun ini, nilai tersebut semakin menyusut. Di periode sama tahun lalu, surplus neraca dagang itu menembus 1,43 miliar dollar AS.

Ekspor otomotif Indonesia didongkrak pengapalan produk roda empat dengan kapasitas mesin 1.000-1.500cc dalam bentuk utuh (completely built up/CBU). Produk tersebut menyumbang nilai ekspor sebesar 1,09 miliar dollar AS selama tujuh bulan tahun berjalan.

Pada posisi kedua, kontributor ekspor terbesar adalah ekspor roda empat dengan kapasitas mesin 1.500-1.800 cc CBU . Total nilai ekspor produk tersebut mencapai 714,3 juta dollar AS.

Baca juga: Akhir Pekan, Kendaraan Pribadi Dilarang Lewat Kawasan Tebet Eco Park

Ilustrasi ekspor mobil.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi ekspor mobil.

Ekspor terbesar ketiga disangga produk roda empat dengan silinder mesin di atas 2.500 cc, yang menorehkan ekspor sebesar 547,22 juta dolar AS selama Januari-Juli tahun 2022 ini.

Sedangkan nilai ekspor roda dua dengan kapasitas mesin antara 50-150cc secara utuh tercatat sebesar 382,3 juta dollar AS.

Ekspor juga ditopang produk aksesoris dan komponen yang mengemas nilai 485,3 juta dollar AS sepanjang periode yang sama.

Secara keseluruhan, produk-produk ekspor itu masih bertumpu pada teknologi konvensional (internal combution engine/ICE). Sedangkan negara tujuan utama masih berkisar regional ASEAN, terutama Filipina, Vietnam, dan Malaysia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.