Kenaikan Harga Tiket Bus AKAP dan AKDP di Wilayah Semarang

Kompas.com - 11/09/2022, 13:01 WIB

 

SEMARANG,KOMPAS.com - Harga tiket bus AKAP dan AKDP sejumlah perusahan otobus (PO) di Terminal Mangkang, Semarang, Jawa Tengah, sejak Jumat (9/9/2022) telah mengalami kenaikan dampak naiknya harga BBM.

Kenaikan harga tiket bervariasi, berkisar 10 - 40 persen. Berlaku untuk kelas ekonomi dan eksekutif. 

Kepala Terminal Mangkang Semarang Reno Adi Pribadi mengatakan, dampak harga BBM naik, perusahaan oto bus (PO) memberlakukan tarif baru. Tujuannya, mengurangi risiko kerugian lantaran biaya operasional membengkak. 

"Harga beda tergantung masing-masing PO Bus. Perhitungan berdasarkan jarak tempuh dan biaya operasional BBM," kata Reno kepada Kompas.com, Sabtu (10/9/2022). 

Baca juga: Mulai Naik, Ini Daftar Harga Tiket Bus Semarang-Jakarta

Saat ini, ada PO Bus yang sudah menaikkan tiket, namun begitu ada pula yang belum. 

Bila di rinci, kenaikan tarif bus AKAP berkisar Rp 20.000 - Rp 50.000 untuk kelas eksekutif. Sementara, kelas ekonomi kenaikan harga tiket yakni mulai Rp 5.000 - Rp 10.000 per penumpang. 

"Kenaikan masih wajar, bisa ditolerir dan tidak merugikan penumpang," kata dia. 

Kemudian, untuk harga bus AKDP Semarang ke beberapa kota lain di Jawa Tengah kenaikan harga tiket di pukul rata sebesar 10 persen. 

Arsip - Sejumlah calon penumpang melintas di area parkir bus AKAP di Terminal Bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Minggu (18/7/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc. Arsip - Sejumlah calon penumpang melintas di area parkir bus AKAP di Terminal Bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Minggu (18/7/2021).

Reno mengatakan, setiap harinya jumlah armada transit dan keluar terminal Mangkang ada 120 unit.  Itu untuk hari biasa, beda lagi saat akhir pekan. 

"Bus yang keluar dan masuk untuk menaik turunkan penumpang jumlahnya setiap hari pasca pandemi ada peningkatan. Tapi, belum maksimal karena ada sejumlah terminal bayangan," ujarnya. 

Menurut Reno, bila ditemukan kenaikan harga tiket bus tidak wajar, manajemen terminal akan menindak tegas. 

"Kami langsung peringatkan PO Bus yang bermain nakal, kan seharusnya kenaikan harga seragam," katanya.  

Baca juga: Harga Solar Naik Mendadak, Harga Tiket Bus AKAP Langsung Naik

Sementara itu, Asep, Agen Tiket PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) mengatakan, kenaikan harga tiket semua perusahaan oto bus (PO Bus) sama, sebesar Rp 50.000 per penumpang. 

"Penumpang ada yang kaget, wajar. Gimana lagi, alasannya harga BBM naik kita juga ikut mengamankan diri," kata Asep.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.