Kompas.com - 06/09/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan beberapa upaya menyikapi dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, yakni Pertalite dan Solar, yang berimbas pada sektor transportasi umum.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kementerian atau lembaga, termasuk pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, serta mendengarkan saran serta masukan berbagai pihak.

"Komponen bahan bakar menjadi komponen yang cukup besar pada operasional layanan transportasi, yaitu berkisar antara 11 hingga 40 persen, sehingga berbagai penyesuaian pun harus kami lakukan. Di sisi lain, kami juga sangat menyadari dampak penyesuaian harga BBM terhadap angka inflasi," ucap Budi, dalam keterangan resminya, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Efek Samping Mencampur Bensin Oktan Rendah dan Tinggi

Guna menyikapi kenaikan harga BBM subsidi, Kemenhub telah menyiapkan beberapa langkah, yakni melakukan penyesuaian tarif angkutan umum kelas ekonomi.

Khususnya pada moda transportasi darat, dengan kajian pada tarif penumpang ekonomi antarkota antarprovinsi (AKAP).

Motor listrik Gogoro GojekDok. Gojek Motor listrik Gogoro Gojek

Budi menjelaskan, besaran tarif untuk AKAP nantinya akan ditentukan dari kajian yang tengah digodok saat ini. Hasilnya akan segera disampaikan dalam waktu dekat.

Selain tarif AKAP, Kemenhub juga akan segera mungkin menetapkan penyesuaian tarif ojek online (ojol), setelah sebelumnya sempat ditunda dua kali.

Baca juga: Harga Pertalite dan Solar Naik, Tarif Angkutan Umum di Jakarta Juga Naik

"Untuk penyesuaian tarif ojol akan kami umumkan dalam dua hari ke depan, dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM," kata Budi.

Suasana Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (18/4/2022). KOMPAS.com/Muhammad Isa Bustomi Suasana Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (18/4/2022).

Agar penerapannya berjalan dengan baik, Menhub telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk mengintensifkan komunikasi dengan dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.