Kompas.com - 05/09/2022, 20:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Enea Bastianini hampir saja meraih kemenangan keempatnya di musim ini. Meski belum berhasil, dia mengaku tetap senang bisa naik podium menggunakan livery spesial.

Bastianini yang start dari barisan terdepan berhasil bertahan di sepanjang balapan. Tidak mudah baginya untuk bisa konsisiten mengikuti catatan waktu pebalap di depannya, yakni Francesco Bagnaia.

Bastianini akhirnya finis posisi kedua tepat di belakang calon rekan setimnya musim depan. Padahal, pebalap bernomor start 23 tersebut punya potensi memenangkan balapan, karena selisih 0.034 detik pada saat keduanya menyentuh garis finis. Berkat posisi dua yang diraih, Enea kini berada di empat klasemen dengan 138 poin.

Baca juga: Hasil GP San Marino, Bagnaia Juara, Bastianini Nyaris Curi Podium

“Saya sempat mengalami hal aneh dengan ban di awal balapan, karena sulit mendapatkan temperatur sempurna. Seiring jalannya balapan, akhirnya bisa mendapatkan pengendalian motor yang tepat. Saya mencoba sebisanya hingga akhir balapan, pertama saat tikungan 14 dan kemudian di tikungan terakhir karena saya ingin menang," ujar Bastianini, dalam keterangan resminya.

Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022Dok. Gresini Racing Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022

Bastianini mengakui kesalahannya hingga akhirnya membuat dirinya kehilangan podium kemenangan di Sirkuit Misano. Bastianini menambahkan, hingga di garis finis Bagnaia menutup kesempatan menyalip dan tak ada yang bisa dia lakukan lagi.

Senang akhirnya bisa podium lagi dengan livery ini sekaligus menjadi sirkuit spesial buat saya,” kata Enea.

Untuk balapan di kandang ini, Gresini Racing menggunakan livery spesial sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Fausto Gresini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Gresini Racing (@gresiniracing)

Baca juga: Start dari Baris Pertama di Misano, Bastianini Berpeluang untuk Menang

Livery spesial Gresini Racing ini terinspirasi dari livery yang pernah dipakai mendiang Gresini saat menjadi juara di kelas 125 cc bersama Garelli tahun 1987.

Enea Bastianini saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)FILIPPO MONTEFORTE Enea Bastianini saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)

Desmosedici GP21 milik Bastianini dan rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio, dibalut dengan warna putih dengan aksen hitam pada nomor balap. Pada bagian samping juga ada warna bendera Italia alias tricolore.

Sementara itu, rekan setimnya yang akrab disapa Diggia mengakui sangat menyayangkan hasilnya hanya bisa finis posisi ke-20, dan bertahan di peringkat ke-20 klasemen dengan total 23 poin.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.