Wajib Lakukan Ini Sebelum Pasang Coating Nano Ceramic

Kompas.com - 30/08/2022, 12:22 WIB

KLATEN, KOMPAS.com - Teknologi coating nano ceramic cukup digemari oleh pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. Pasalnya, dengan lapisan tersebut cat mobil atau motor dipercaya lebih awet, mudah pembersihannya serta memberikan kesan megah.

Mobil atau motor yang bodinya dilapisi coating nano ceramic memang tampak lebih berkilau. Hal itu membuat mobil semakin enak dipandang. Sehingga, wajar saja jika banyak orang ingin menerapkan pada kendaraannya.

Pemilik Zabadi Body Repair Fairu, mengatakan coating nano ceramic memang bisa membuat cat mobil atau motor menjadi lebih mengkilap, tapi ini sifatnya tahap penyempurnaan.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini 3 Manfaat Coating pada Kendaraan

Proses pemasangan produk pelapis cat (coating) kendaraan di Topcoat Lampung, Kamis (16/6/2022). Coating ini diklaim seperti daun talas, dimana semua jenis cairan tidak akan menempel.KOMPAS.com/DOK. Topcoat Lampung Proses pemasangan produk pelapis cat (coating) kendaraan di Topcoat Lampung, Kamis (16/6/2022). Coating ini diklaim seperti daun talas, dimana semua jenis cairan tidak akan menempel.

Coating nano ceramic itu merupakan tahap penyempurnaan, sehingga sebelum menerapkan teknologi tersebut perlu diperhatikan dulu apakah kondisi bodi mobil atau motor tersebut sudah maksimal atau belum,” ucap Fairu.

Dia mengatakan sebelum menerapkan coating nano ceramic, sebaiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dulu mengenai kondisi bodi kendaraan. Jika terdapat goresan, atau sejenisnya maka perlu diperbaiki terlebih dulu.

“Keadaan mobil harus cat mulus, kalau ada bodi yang kurang bagus harus dibenahi dan dicat lagi sampai mulus, ini demi mengoptimalkan hasil,” ucap Fairu.

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Ini Beda Paint Protection Film dan Coating

Proses Nano Coating oleh Scuto Indonesia, Jakarta, Senin (28/3/2022)KOMPAS.com/Ruly Proses Nano Coating oleh Scuto Indonesia, Jakarta, Senin (28/3/2022)

Dia juga menjelaskan penerapan coating nano ceramic ini juga ada tekniknya, tidak bisa sembarangan diaplikasikan.

“Setelah cat mulus, bodi perlu dikompon secara menyeluruh dengan teknik khusus, lalu dilap pakai cairan penetral kotoran dan minyak, baru proses pemolesan nano ceramic,” ucap Fairu.

Dia mengatakan proses tersebut harus dilakukan dengan benar dan tepat agar hasilnya optimal, seperti tebal cat, patokan cat kering atau belum dan sejenisnya. Selain itu, dia juga mengatakan pada tahapan penyelesaian perlu melakukan sentuhan akhir.

“Terakhir perlu dipoles lagi sampai hasilnya benar-benar maksimal,” ucap Fairu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.