Kompas.com - 22/08/2022, 17:44 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Modifikasi terhadap suatu kendaraan bermotor tidak bisa sembarangan supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga asuransi dari pabrikan supaya tetap berlaku.

Konsen tersebut semakin diperhatikan seiring banyaknya teknologi terbaru yang disematkan, seperti mobil listrik baik berbasis baterai. Mengingat, batas berat mobil dan kelistrikannya begitu berbeda.

"Berat pada komponen tambahan seiring pemasangan atau pergantian audio harus diperhatikan pada mobil listrik supaya tidak mempengaruhi baterai serta daya jelajah maksimalnya," kata Andreas Tjahjadi, CEO PT Audio Plus Indonesia kepada Kompas.com di ICE BSD City, Tangerang.

Baca juga: Meluncur 4 Model Baru, Cek Harga Mobil Listrik per Agustus 2022

Modifikasi Audio Hyundai Ioniq 5 dari Audio Plus Indonesia di GIIAS 2022KOMPAS.com/Ruly Modifikasi Audio Hyundai Ioniq 5 dari Audio Plus Indonesia di GIIAS 2022

Sehingga, lanjut dia, rangka yang digunakan bukanlah kayu namun alumunium ringan. Kemudian sebagai penutupnya, digunakan kaca sehingga tak sebabkan panas saat digunakan sehari-hari.

Selain itu, Andreas juga mengatakan bahwa untuk pemasangan audio di mobil listrik, harus menggunakan produk yang low consumtion energy atau tidak banyak menyedot daya.

"Barang-barangnya unik, harus low consumption energy jadi amplifiernya pakai yang tidak mudah panas atau dipakai kaca sebagai penutup. Supaya, listrik di kendaraan tidak cepat habis," kata dia.

Soal kabel alias wiring juga jadi perhatian. Jangan sampai proses potong dan sambung kabel sembarangan karena sungguh berbahaya. Lebih baik, plug-and-play saja.

Baca juga: Mulai Akhir 2022, Uji Emisi Akan Tentukan Pajak Kendaraan

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2022).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2022).

"Memang teknologinya kita sesuaikan dan sudah diuji juga. Tapi perlu dicatat tiap mobil listrik itu beda-beda, tidak bisa sembarangan," lanjut Andreas.

Sebagai contoh, Hyundai Ioniq 5 dan Nissan Leaf. Selain platformnya beda tata letak kelistrikan dan kapasitas baterai juga juga tidak sama. Sehingga sebelum dipasang harus dilakukan trial and error dahulu.

Adapun soal pemasangan audio untuk kendaraan listrik seperti Ioniq 5 dari PT Audio Plus Indonesia sendiri, memakan waktu yang cukup lama dibandingkan mobil konvensional yakni sekitar 4-5 hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.