Kompas.com - 19/08/2022, 14:31 WIB

Bukan tanpa sebab, menurut Andika, air keran bisa berlumut dan mengganggu semprotan atau nozzle pembersih kaca. 

"Air kran berpotensi memiliki kandungan kapur yang malah bisa membuat kerak pada tabung penampungan. Kerak itu, bisa menyebabkan kaca baret halus. Lumut pada nozzle washer bisa menyumbat dan semprotan terganggu," ucap Andika. 

Baca juga: Jangan Biarkan Wiper Menyala Ketika Kaca dalam Kondisi Kering

Beda halnya jika menggunakan shampoo, Andika mengatakan, detergen bahan baku pembuatan produk disinyalir bisa menimbulkan bercak noda pada kaca.

Ketika berkendara di malam hari, dikhawatirkan justru bisa menggangu visibilitas pengemudi karena adanya noda tersebut.

"Kandungan detergen shampoo tidak cocok dengan kaca. Noda bekas detergen bisa menyebabkan kaca buram dan silau," tuturnya. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.