Kompas.com - 17/08/2022, 18:51 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Menfaatkan gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengenalkan teknologi strong hybrid yang dinamainya e:HEV sebagai langkah menuju era elektrifikasi nasional.

Dibenamkan pada model CR-V dan Accord, bagi pengunjung yang penasaran dapat langsung melakukan test drive di area pameran. Pada kesempatan sama mereka akan diberikan beragam informasi mengenai mobil.

Dikatakan Service Technical & Warranty Senior Manager PT HPM Muhammad Zuhdi salah satu kelebihan dari teknologi tersebut ialah tenaga yang lebih baik atau responsif, emisi rendah, serta konsumsi BBM lebih hemat.

Baca juga: 6 Mobil Termahal di GIIAS 2022, Paling Mahal Tembus Rp 7,7 Miliar

Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V HybridKompas.com/Adityo Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V Hybrid

"Teknologi ini juga lebih mudah diterima karena tidak terlalu banyak perbedaan baik dari cara berkendara maupun perawatannya," kata dia belum lama ini.

"Kemudian baterainya juga tidak perlu dicas dan tidak akan ngedrop sebab akan terus disupply oleh mesin," lanjut Zuhdi.

Lebih jauh, ia menyatakan sedikitnya terdapat tiga komponen utama pada teknologi e:HEV. Di antaranya ialah;

1. Atkinson Cycle Engine

Penyematan atkinson cycle engine pada mesin direct injection 4 silinder DOHC i-VTEC berbahan bakar bensin pada model CR-V membuat perpindahan gigi alias transmisi lebih halus, sekaligus lebih hemat bahan bakar.

Baca juga: Cara Mengatur Waktu Pengapian Mesin Mobil Konvensional

Honda Accord HybridKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Honda Accord Hybrid

2. Electronic CVT (e-CVT)

Setiap putaran mesin akan diteruskan motor generator yang berada di dalam e-CVT untuk menghasilkan daya listrik dengan efisiensi tinggi. Lebih rinci, berikut beberapa komponen penting yang berada di sektor in;

- Motor Generator
Meghasilkan daya listrik dari putaran mesin untuk mengisi daya baterai dan memberikan daya listrik secara langsung ke motor drive pada saat mode hybrid berkerja.

- Motor Drive
Menggerakkan roda dengan suplai daya dari baterai dan motor generator. Lalu juga berfungsi untuk menghasilkan daya listrik saat deselerasi untuk pengisian baterai.

- Power Control Unit (PCU)
Kinerja motor pada E-CVT dikontrol oleh Power Control Unit yang juga sekaligus berfungsi untuk mengontrol kebutuhan listrik antara baterai dan motor.

Baca juga: Sambut HUT ke-77 RI, Usher GIIAS 2022 Tampil Cantik Pakai Kebaya


3. Intelligent Power Unit

Bagian ini merupakan unit baterai yang terbuat dari material lithium ion. Fungsi utamanya, untuk menggerakkan motor drive dan menyimpan daya hingga 300 Volt.

"Jadi secara teori, engine hanya berfungsi sebagai support. Sehingga efisiensi bahan bakarnya lebih sedikit atau rendah. Apabila baterai sudah ingin habis, akan diisi oleh mesin bensin, terus berputar seperti itu," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.