Kompas.com - 14/08/2022, 12:12 WIB

Usai jalur bahan bakar dan ruang bakar bersih, dilanjutkan perawatan jalur masuknya udara. Filter udara yang kotor bisa mempengaruhi data koreksi ECU terkait informasi pasokan udara ke ruang bakar. 

"Kalau pasokan udara terhambat, perangkat ECU akan menyesuaikan data kebutuhan udara dan bahan bakar yang tidak seimbang. Jadi, kebutuhan BBM tidak sesuai dan berakibat konsumsi bensin lebih boros," kata Bambang. 

Busi NGKNGK Busi NGK

Tak hanya itu, Bambang mengatakan, busi yang kondisinya terlalu kotor bisa berpengaruh pada tarikan mesin dan konsumsi BBM.

Karena itu, tahap akhir pembersihan elektroda busi dinilai tepat agar bisa mengembalikan performa ideal. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Melepas Filter Udara Bikin Mesin Mobil Makin Garang?

"Pemeriksaan kondisi busi agar pengapian kembali normal. Bisa dilihat juga gap celah busi, kalau terlalu renggang lebih baik diganti," tutup Bambang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.