Kompas.com - 11/08/2022, 12:35 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyatakan bahwa, era elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia akan difokuskan ke pasar nasional lebih dahulu.

Hal ini, seiring dengan pembentukan atas ekosistem elektrifikasi di Indonesia yang masih perlu untuk didorong dan volume penjualan yang kecil.

"Electric vehicle (EV) sekarang untuk di pasar domestik. Tapi tentu kalau volume naik, kita juga sasar ekspor," kata dia di GIIAS 2022, ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/8/2022).

Tapi sayangnya Airlangga tak menyebut lebih jauh indikator batas atau harapan volume penjualan kendaraan listrik di dalam negeri agar bisa mulai ekspor.

Baca juga: Ayla EV Jadi Kejutan Daihatsu di GIIAS 2022

Dalam kesempatan sama, ia pun memuji gelaran GIIAS tahun ini yang mulai fokus untuk perkenalan kendaraan listrik.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah perserta yang semakin banyak dan turut membawa kendaraan listrik terbaru serta terbaiknya ke khalayak ramai.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di booth Isuzu GIIAS 2022M Fathan/Kompas.com Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di booth Isuzu GIIAS 2022

"Selamat kepada GIIAS yang pameran ke 29 dan saya lihat jumlah perserta dan EV nya banyak," ucap dia.

"Jadi semua merek sudah menampilkan EV. Jadi dengan dukungan pemerinta, tentu diharapkan EV ini sudah mulai bisa dijual didalam negeri dengan harga yang kompetitif," tambahnya.

Adapun realisasi penjualan kendaraan listrik di Indonesia, sepanjang semester pertama 2022 mencapai 3.819 unit, yang terdiri atas model hybrid, Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).

Diolah Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), data terkait merupakan akumulasi dengan rincian 3.314 unit dari penjualan model hybrid, 10 unit PHEV, dan BEV menyumbang 495 unit.

Dibandingkan periode sama tahun lalu, jumlah ini meningkat 50 persen dari sebelumnya hanya 1.900 unit saja. Tapi perlu diakui kue pasar mobil ramah lingkungan di Indonesia masih jauh dibanding mobil konvensional (0,8 persen).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.