Mobil Mesin Diesel Jangan Langsung Dimatikan Setelah Berhenti, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 08/08/2022, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Muncul anggapan bahwa mesin diesel tidak boleh langsung dimatikan setelah berhenti. Hal ini terjadi lantaran banyaknya penjual timer turbo, dan tidak sedikit pula pengendara yang memasangnya.

Turbo timer sendiri adalah alat untuk membuat kendaraan mesin diesel tetap menyala beberapa menit setelah kunci kontak dimatikan. Hal itu mendukung anggapan bahwa tidak boleh mematikan mesin secara langsung.

Lantas, apakah benar perilaku berkendara seperti itu perlu dilakukan?

Baca juga: Toyota Pertahankan Mesin Diesel, Siap Minum Biosolar

Mesin Diesel Toyota Fortuner 2.8LTAM Mesin Diesel Toyota Fortuner 2.8L

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim mengatakan, alasan untuk tidak mematikan mesin secara langsung setelah berhenti bukan karena mesin diesel, melainkan karena turbocharger.

“Mungkin karena hampir setiap mobil diesel sudah dilengkapi turbocharger, tapi sebenarnya tujuan tidak mematikan mesin secara langsung setelah berhenti agar mesin turbo lebih awet,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Minggu (7/8/2022).

Dia mengatakan di dalam turbocharger terdapat pendingin yang aktif selama mesin berputar, sehingga ketika mesin dimatikan langsung setelah bekerja cukup keras, maka hal itu bisa membuat komponen turbocharger mengalami penurunan suhu terlalu ekstrem.

Baca juga: Penting Memilih Oli yang Tepat untuk Mobil Mesin Diesel

Mesin Diesel Kia SeltosKompas.com/ApridaMegaNanda Mesin Diesel Kia Seltos

 

“Jika perlu gunakan turbo timer sebagai alat pembantu, karena menjaga suhu komponen turbocharger stabil itu penting, khususnya menjaga poros turbin,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan poros turbin bekerja sangat keras dalam suhu yang sangat tinggi. Dari penggeraknya saja dapat diketahui, gas buang itu panas sedangkan putaran poros turbin bisa sampai 10 kali lipat lebih cepat dari putaran mesin.

Maka dari itu, perlu penstabilan suhu terlebih dulu sebelum mesin dimatikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.