Begini Cara Mengetahui Kendaraan Belum Lulus Uji Emisi

Kompas.com - 12/07/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebutkan bahwa kendaraan roda empat yang tidak lulus uji emisi di Jakarta bakal tidak bisa memperpanjang surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Sebelumnya, bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan penindakan terhadap seluruh kendaraan bermotor melalui tilang yang tidak lulus uji emisi.

Baca juga: Bukan karena BBM RON Rendah, Ini Penyebab Fuel Pump Rusak

Adapun ambang batas emisi gas buang pada kendaraan sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 05 tahun 2006. Berpatokan parameter karbon monoksida (CO) 1,5 persen Vol dan hidrokarbon (HC) 200 ppm Vol.

Lalu, bagaimana cara mengetahui jika ada kendaraan yang belum lulus uji emisi?

Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tiyana Broto Adi menjelaskan, selain lewat stiker hal tersebut bisa dipantau pada aplikasi E-Uji Emisi.

“Cara mengetahui pengendara yang belum uji emisi kita cukup melihatnya data kendaraan tersebut melalui E-Uji Emisi,” kata Tiana beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi uji emisi.

Uji emisi gas buangAuto2000 Uji emisi gas buang

“Di aplikasi ini ada berbagai informasi seputar uji emisi yang dapat digunakan masyarakat,” ucap Tiana.

Selanjutnya, untuk dapat mengoperasikan, pengguna harus memasukkan dulu angka pelat nomor kendaraan. Setelah itu, akan ditampilkan secara lengkap sejarah uji emisi kendaraan.

Baca juga: Max Verstappen Podium 2 GP Austria, Sergio Perez Gagal Finish

Pada aplikasi E-Uji Emisi sendiri memiliki beberapa fitur, di antaranya pengecekan hasil uji emisi kendaraan, sejarah uji emisi kendaraan, informasi daftar bengkel pelaksanaan uji emisi (BPUE) terdekat, pendaftaran BPUE, pendaftaran kendaraan untuk dilakukan pengujian, serta informasi dan kegiatan terkait uji emisi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.